Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Garda Penyelamat 22 Juta Pelajar! Hinca Pandjaitan Dukung Jurus 'Ananda Bersinar' BNN Habisi Narkoba dengan Hati!

Nurul Hidayati • Jumat, 6 Februari 2026 | 15:25 WIB
Komisi III DPR RI : Dukung BNN Fokus Pencegahan Dan Rehab Di 2026. (Tangkapan Layar Youtube TVR Parlemen)
Komisi III DPR RI : Dukung BNN Fokus Pencegahan Dan Rehab Di 2026. (Tangkapan Layar Youtube TVR Parlemen)

LombokPost - Indonesia tengah menghadapi situasi "lampu merah" terkait masa depan generasi muda.

Data memilukan mencatat sebanyak 312 ribu remaja terjebak dalam lingkaran setan penyalahgunaan narkotika sepanjang 2024 hingga 2025.

Menanggapi kondisi darurat ini, parlemen mendorong pergeseran strategi besar-besaran: dari sekadar "tangkap" menjadi "jaga".

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca I.P. Pandjaitan, menyatakan dukungan penuhnya terhadap arah baru Badan Narkotika Nasional (BNN) di tahun 2026.

Mengusung tema War on Drugs for Humanity, BNN kini mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dan preemtif.

Gerakan Ananda Bersinar: Benteng 22 Juta Siswa Salah satu program yang menjadi primadona adalah Gerakan Nasional Ananda Bersinar. Program yang baru diluncurkan akhir tahun lalu ini membidik pencegahan dan pemulihan korban narkotika di usia sekolah.

 Baca Juga: Viral Gas Tawa 'Whip Pink' di Kalangan Remaja, Waspada Campuran Zat Mematikan yang Diincar BNN

Targetnya tak main-main: menyebarluaskan informasi pencegahan kepada lebih dari 22 juta pelajar di seluruh penjuru tanah air.

"Ini bagus sekali, namanya Ananda Bersinar untuk anak sekolah. Saya setuju, tapi ini ranahnya preemtif. Karena fakta di lapangan menunjukkan anak sekolah sekarang paling banyak jadi korban, maka tindakan harus segera diambil," tegas Hinca di kompleks Senayan.

Program ini juga bakal menyusup ke ruang kelas melalui integrasi kurikulum anti-narkotika di 51 satuan pendidikan, serta memperkuat peran teman sebaya melalui peer educator remaja di sekolah.

Filosofi Rakyat Jaga Rakyat Bagi politikus Partai Demokrat ini, perang melawan bandar narkoba tidak bisa hanya mengandalkan senjata petugas. Hinca menekankan pentingnya kolaborasi antara negara dan basis masyarakat terkecil. Ia mengusulkan gerakan paralel di tingkat akar rumput.

"Negara harus berjalan paralel dengan masyarakat. Warga jaga warga, rakyat jaga rakyat, dan keluarga jaga keluarga. Kami di DPR juga siap bekerja sama melalui daerah pemilihan (dapil) masing-masing," tambah legislator asal Sumut III tersebut.

Dukungan Anggaran: Jangan Setengah Hati Namun, Hinca mengingatkan bahwa program mentereng tanpa bensin anggaran yang cukup akan sia-sia. Ia mendesak adanya alokasi anggaran yang memadai agar fungsi BNN bisa optimal di semua lini.

Tidak hanya gagah dalam penegakan hukum dan penggerebekan, tetapi juga perkasa dalam upaya rehabilitasi dan pencegahan yang menyentuh hati masyarakat.

Dengan sinergi antara kebijakan pusat dan kewaspadaan di tingkat keluarga, tahun 2026 diharapkan menjadi titik balik bagi Indonesia untuk benar-benar "membersihkan" sekolah dari bayang-bayang barang haram.

Editor : Kimda Farida
#BNN #Indonesia #pencegahan #generasi muda #usia sekolah #Narkotika