LombokPost – Kabar baik datang dari pasangan selebriti Inul Daratista dan Adam Suseno.
Setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka robek di kaki, kondisi Adam Suseno kini berangsur membaik.
Inul Daratista menyampaikan bahwa suaminya sudah diperbolehkan pulang dan memasuki tahap pemulihan.
"Mas Adam tinggal pemulihan saja sekarang," kata Inul Daratista saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (2/7).
Meski sudah pulang, kesehatan Adam Suseno masih harus dijaga ketat melalui berbagai pengobatan medis dan alternatif.
"Dia masih harus ikut treatment, ada juga akupuntur. Kita berdoa saja semoga cepat pulih," ujar Inul Daratista, penuh harap.
Adam Suseno Dilarang Berenang oleh Inul
Demi mempercepat pemulihan, Inul Daratista melarang Adam Suseno berenang atau bermain di kolam.
Larangan ini bukan tanpa alasan, mengingat luka di kaki Adam cukup serius dan sempat membuat Inul panik berat.
"Pokoknya sudah nggak boleh mainan air kolam lagi. Saya trauma," tegas Inul Daratista, memperlihatkan rasa khawatirnya yang besar terhadap kesehatan suami Inul Daratista itu.
Luka Robek, 8 Jahitan, dan Operasi
Insiden bermula saat Adam Suseno tergores batu karang, hingga menyebabkan pembuluh darah di kakinya robek.
Kondisinya cukup parah, hingga harus mendapatkan delapan jahitan dan operasi kecil. Inul mengenang momen itu dengan suara bergetar.
"Mas Adam itu nggak pernah ke rumah sakit. Jadi waktu itu, lihat darah banyak banget, jantungku rasanya rontok. Aku sampai histeris," ungkap Inul Daratista, pedangdut asal Pasuruan.
Meski kini dalam tahap pemulihan, Inul tetap menunjukkan sikap protektif kepada suaminya yang dikenal dengan penampilan khas berkumis tebal itu.
Fokus Pemulihan dan Larangan Keras dari Inul
Saat ini, fokus utama Inul Daratista adalah menjaga agar kondisi Adam Suseno tetap stabil dan tidak mengalami komplikasi. Semua aktivitas fisik berat, termasuk berenang, dilarang keras.
"Kita bismillah saja. Semoga cepat pulih, dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa, tapi tetap hati-hati," kata Inul Daratista menutup percakapan.
Editor : Rury Anjas Andita