Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rehab Gedung DPRD NTB Tunggu Administrasi Rampung

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
SEGERA DITANGANI: Sekretaris DPRD NTB Hendra Saputra (peci hitam) saat mendampingi kunjungan kerja tim dari Kementerian PU, yakni melihat kondisi kerusakan gedung DPRD NTB, Selasa (16/9).
SEGERA DITANGANI: Sekretaris DPRD NTB Hendra Saputra (peci hitam) saat mendampingi kunjungan kerja tim dari Kementerian PU, yakni melihat kondisi kerusakan gedung DPRD NTB, Selasa (16/9).

LombokPost - Direktur Bina Penataan Bangunan (BPB) Direktorat Jenderal Cipta Karya (DJCK) Kementerian PU Wahyu Kusumosusanto, melakukan kunjungan kerja ke gedung DPRD NTB yang mengalami kerusakan, akibat dibakar saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.


Advertisement

Dalam kunjungannya, Wahyu Kusumosusanto didampingi oleh Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) NTB Dades Priandes, serta tim teknis dari lingkungan balai.

“Kunjungan tersebut, tujuannya untuk meninjau langsung kondisi fisik bangunan pasca kebakaran serta melakukan evaluasi teknis atas tingkat kerusakan yang terjadi,” ungkap Sekretaris DPRD NTB Hendra Saputra, Rabu (17/9).

Dirinya menegaskan proses rehabilitasi masih menunggu penyelesaian administrasi dan penilaian kerugian secara menyeluruh, oleh Pemprov bersama DPRD NTB.

Advertisement

“Kalau administrasinya sudah selesai, rehab gedung bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.

Dalam menyelesaikan sejumlah tahapan administratif, Hendra mengatakan proses penilaian terhadap kondisi bangunan yang rusak akibat kebakaran juga dilakukan.

“Administrasi yang kami urus ini terkait kondisi bangunan yang terbakar. Ada proses penilaian, termasuk penghapusan aset yang rusak total,” jelasnya.

Advertisement

Direktur BPB DJCK Kementerian PU Wahyu Kusumosusanto mengungkapkan hasil tinjauan tersebut, pihaknya memastikan bahwa proses rehabilitasi gedung DPRD akan segera dilaksanakan.

“Rehabilitasi akan dilakukan dalam waktu dekat, bukan hanya untuk memulihkan fungsi gedung, tetapi juga meningkatkan kualitas struktur agar lebih aman, nyaman, dan tahan terhadap potensi bencana," tegas Wahyu.

Ia menambahkan, aspek ketahanan bangunan terhadap gempa menjadi perhatian utama dalam proses perencanaan rehabilitasi, mengingat Provinsi NTB merupakan daerah yang tergolong rawan gempa bumi.

“Struktur bangunan akan dirancang dengan standar ketahanan gempa hingga skala 9 Skala Richter (SR), sehingga di masa mendatang gedung ini tetap aman dan layak digunakan,” jelasnya.

Selain faktor teknis, rehabilitasi gedung DPRD NTB juga akan memperhatikan aspek estetika dan fungsi pelayanan publik. Gedung ini merupakan simbol pemerintahan dan pusat aktivitas legislatif yang vital bagi masyarakat NTB.

“Sehingga pemulihannya harus mencerminkan semangat pelayanan dan representasi kelembagaan yang kokoh dan profesional.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan proses rehabilitasi dapat segera dimulai dan berjalan sesuai dengan perencanaan, sehingga gedung DPRD NTB dapat kembali difungsikan secara optimal dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tandasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terjebak Aksi Massa di Jalan? Ini Langkah Aman yang Perlu Dilakukan

Terjebak Aksi Massa di Jalan? Ini Langkah Aman yang Perlu Dilakukan

Simak 9 cara aman berkendara saat aksi massa, mulai dari memantau informasi, memilih rute alternatif hingga mengikuti arahan petugas.

Tuntut Presiden Bolivia Mundur, Demonstran Blokade 40 Titik Vital: Pemerintah Tetapkan Status Darurat 90 Hari

Tuntut Presiden Bolivia Mundur, Demonstran Blokade 40 Titik Vital: Pemerintah Tetapkan Status Darurat 90 Hari

"Aksi protes merupakan bentuk perlawanan rakyat terhadap pemerintahan konservatif." Mantan Presiden Bolivia Evo Morales.

Demonstrasi HMI di Kantor Gubernur Kondusif, Satpol PP NTB Kedepankan Pendekatan Humanis

Demonstrasi HMI di Kantor Gubernur Kondusif, Satpol PP NTB Kedepankan Pendekatan Humanis

Satpol PP NTB jalannya pengamanan aksi demonstrasi yang digelar oleh HMI di depan Kantor Gubernur NTB, Senin (25/5/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer