Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbaikan Jembatan Meninting Belum Jelas, Kini Malah Jadi Tempat Sampah

R
Penulis: Rury Anjas Andita❯
DIBIDIK KPK: Jembatan Dodu I, salah satu proyek yang dikerjakan PT SJK. Jembatan miliaran rupiah ini dikerjakan tahun 2019 lalu.(ISTIMEWA/BUSER BIMA)
DIBIDIK KPK: Jembatan Dodu I, salah satu proyek yang dikerjakan PT SJK. Jembatan miliaran rupiah ini dikerjakan tahun 2019 lalu.(ISTIMEWA/BUSER BIMA)
GIRI MENANG-Lajur bawah jembatan Meninting yang rusak akibat banjir belum tuntas diperbaiki. Meski sudah dipasangi tanda larangan melintas, namun sejumlah pengendara masih nekat.

“Pengerjaannya masih belum ada kejelasan,” keluh kepala Desa Meninting, Muhammad Sajidin, Jumat (7/4).

Pantauan Lombok Post, baliho imbauan pengalihan arus sudah robek. Mirisnya lagi, di salah satu titik jembatan dipenuhi tumpukan sampah. “Ada penutupan jalan dan imbauan juga tapi kan gak ada yang awasi,” keluhnya.

Menurut dia, karena tidak terurus, jembatan ini jadi tempat pembuangan sampah. Pihak desa sudah berupaya setiap pagi mengangkutnya. Setelah dibersihkan petugas. Sampah kembali menggunung.

“Kita gak tahu kapan dia buang sampahnya, di situ bukan hanya sampah tapi kotoran kuda juga,” keluhnya.

Menyikapi persoalan ini,  pemerintah desa sudah berupaya patroli di sekitar jembatan. Langkah ini diakui cukup berhasil. Jembatan tidak  dipenuhi sampah lagi. “Mau kita taruh Linmas yang jaga 24 jam di situ, tapi terkenda anggaran juga,”  keluhnya lagi.

Sementara itu, Camat Batulayar Afgan Kusumanagera mengatakan sudah ada pemberitahuan akan segera dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS). “Dua bulan lalu sudah ada pemberitahuan bahwa akan segera dikerjakan,” katanya singkat. (cr-thn/r5)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Progres Lunyuk-Lenangguar Capai 98 Persen, DPRD Desak Sisa Pekerjaan Tuntas Pekan Depan 

Progres Lunyuk-Lenangguar Capai 98 Persen, DPRD Desak Sisa Pekerjaan Tuntas Pekan Depan 

Proyek jalan provinsi long segment Lenangguar-Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, sudah capai progres 98 persen. DPRD NTB minta selesai pekan depan.

DPRD Soroti Infrastruktur Bermasalah hingga Kelebihan Bayar Rp 11,27 miliar 

DPRD Soroti Infrastruktur Bermasalah hingga Kelebihan Bayar Rp 11,27 miliar 

DPRD NTB menemukan sejumlah persoalan di PUPRPKP NTB selama 2025. Mulai proyek molor hingga kelebihan bayar yang mencapai Rp 11,27 miliar.

DPRD NTB Minta Kontraktor dan PPK Tanggung Jawab soal Molornya Proyek Lunyuk-Lenangguar 

DPRD NTB Minta Kontraktor dan PPK Tanggung Jawab soal Molornya Proyek Lunyuk-Lenangguar 

Komisi IV DPRD NTB meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor bertanggung jawab atas molornya proyek jalan Lunyuk-Lenangguar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer