Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bencana Ganda Terjadi Bersamaan di Bima, Banjir dan Kebakaran Rumah

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Banjir dan kebakaran rumah terjadi di Bima, Kamis (13/11).
Banjir dan kebakaran rumah terjadi di Bima, Kamis (13/11).

LombokPost - Kabupaten Bima dilanda bencana alam dan non-alam pada Kamis (13/11). Kepala Pelaksana BPBD NTB Ahmadi menyampaikan bahwa peristiwa tersebut meliputi banjir di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, dan kebakaran pemukiman di Desa Dumu, Kecamatan Langgudu.


Advertisement

Kebakaran terjadi pada pukul 11.30 Wita di Desa Dumu. Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan oleh arus pendek listrik.

"Sementara itu, hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bima pada pukul 14.40 Wita hingga 18.00 Wita, yang kemudian memicu banjir di Desa Simpasai," jelasnya. 

Dampak kebakaran di Desa Dumu meliputi satu unit rumah panggung dengan 12 tiang yang mengalami kerusakan berat. Pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah keluarga, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta.

Advertisement

"Sementara banjir di Desa Simpasai menggenangi jalan provinsi lintas Tente-Karumbu sepanjang 180 meter," kata dia.

Dalam menangani bencana ini, BPBD NTB telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima serta stakeholder terkait.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bima melakukan assessment dampak bencana, dilanjutkan dengan pelaporan dan diseminasi informasi.

Advertisement

Selain itu, TNI/Polri serta aparat desa dan kecamatan terlibat aktif dalam penanganan di lapangan.

"Teman-teman BPBD juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa bantuan tanggap darurat dan alat berat excavator untuk membantu proses pemulihan," jelasnya.

Saat ini, banjir mulai surut dan api kebakaran berhasil dipadamkan. Ahmadi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan arahan yang diberikan, sambil memastikan proses penanganan bencana akan terus dipantau hingga kondisi kembali normal.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Telan Anggaran Hingga Rp 7 Miliar, Penanganan Jalan Rusak Pascabanjir di NTB Ditargetkan Rampung Juli

Telan Anggaran Hingga Rp 7 Miliar, Penanganan Jalan Rusak Pascabanjir di NTB Ditargetkan Rampung Juli

BPBD NTB mulai melakukan perbaikan infrastruktur rusak, akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

Penanganan Jalan Rusak di NTB oleh TRC Infrastruktur Didukung Anggaran Rp 3 Miliar dan 15 Unit Alat Berat

Penanganan Jalan Rusak di NTB oleh TRC Infrastruktur Didukung Anggaran Rp 3 Miliar dan 15 Unit Alat Berat

Pemprov NTB resmi meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur Pemeliharaan Jalan Provinsi.

Luncurkan TRC Infrastruktur, Pemprov NTB Mulai Fokus Pemeliharaan Jalan

Luncurkan TRC Infrastruktur, Pemprov NTB Mulai Fokus Pemeliharaan Jalan

Pemprov NTB Buka Kanal Pengaduan. Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur agar akses jalan bagi masyarakat tetap terpelihara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer