Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alumni SIYLEP Kemenpora Tanam 500 Mangrove Lawan Pemanasan Global

Pujo Nugroho
Penulis: Pujo Nugroho❯
Gusti Bagus Nauval Adifa Suharta menanam mangrove bersama puluhan relawan sebagai upaya melawan pemanasan global.
Gusti Bagus Nauval Adifa Suharta menanam mangrove bersama puluhan relawan sebagai upaya melawan pemanasan global.

 


Advertisement

 

LombokPost - Isu pemanasan global dan perubahan iklim kini menuntut aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, pemuda pun didorong untuk mengambil peran dalam upaya pelestarian lingkungan. Kesadaran inilah yang melahirkan gerakan inspiratif dari pemuda NTB bernama Gusti Bagus Nauval Adifa Suharta.

Nauval, delegasi perwakilan NTB yang dikirim oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam Singapore Indonesia Youth Leader Exchange Program (SIYLEP 2025), baru saja kembali dari Singapura dengan membawa semangat baru mengenai kehidupan yang berkelanjutan.

Advertisement

Semangat ini diwujudkan melalui kegiatan bakti lingkungan bertajuk Cemare Hijau 1000 Harapan untuk Pesisir. Program penanaman 500 bibit mangrove ini menjadi bukti nyata komitmennya terhadap pelestarian lingkungan di kawasan pesisir Lombok.

Kegiatan Cemare Hijau ini bukan aksi tunggal. Nauval berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan program pelestarian lingkungan ini berjalan sukses. Ia menggandeng Indonesia Biru Foundation sebagai penyedia bibit mangrove berkualitas, serta BRO Management dan Tunas Pustaka sebagai platform pemuda yang berperan krusial dalam merekrut 50 volunteer yang antusias.

Program bakti lingkungan yang fokus pada penanaman mangrove ini mendapatkan dukungan penuh dari Kemenpora. Dukungan ini menegaskan peran strategis pemuda, khususnya alumni SIYLEP 2025, dalam mengatasi tantangan pemanasan global di tingkat lokal. Pada tanggal 22 November 2025, sebanyak 500 bibit mangrove berhasil ditanam secara serentak di kawasan Pantai Cemare, Lombok Barat, menandai sebuah harapan baru bagi lingkungan pesisir.

Advertisement

Cemare Hijau tidak hanya sekadar menanam mangrove. Indonesia Biru Foundation turut memberikan edukasi mendalam kepada para volunteer mengenai pentingnya pohon mangrove bagi ekosistem pesisir. Para peserta diajarkan tata cara penanaman yang benar hingga fungsi krusial mangrove dalam mencegah abrasi dan menjadi habitat biota laut.

Selain penanaman 500 bibit mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan aksi clean up atau bersih-bersih di sekitar area pantai. Langkah komprehensif ini bertujuan meningkatkan kesadaran para volunteer akan sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi lingkungan pesisir. Upaya ini adalah bagian dari solusi untuk jangka panjang dalam menghadapi ancaman perubahan iklim.

Volunter usai menanam bibit mangrove sebagai upaya cegah pemanasan global.
Volunter usai menanam bibit mangrove sebagai upaya cegah pemanasan global.

Gusti Nauval menegaskan bahwa kegiatan pelestarian lingkungan ini hanyalah awal. Lulusan SIYLEP 2025 Kemenpora ini berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan para mitra dan melibatkan para volunteer dalam aksi-aksi lingkungan berkelanjutan lainnya. Semangat ini menjadi contoh inspiratif bagi pemuda di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungan hidup dari dampak pemanasan global.

Aksi menanam 500 bibit mangrove di Pantai Cemare membuktikan bahwa harapan untuk pesisir yang lebih hijau dan lestari adalah mungkin. Pemuda adalah agen perubahan yang siap memimpin upaya mitigasi perubahan iklim melalui langkah nyata di lapangan.

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemerintah Pusat Siapkan Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026

Pemerintah Pusat Siapkan Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026

Kemenpora RI memberi sinyal hijau pembiayaan komitmen atau hosting fee MotoGP Mandalika 2026. Pembiayaan itu dipastikan aman.

Persiapan PON 2028, NTB-NTT Gandeng BPKP

Persiapan PON 2028, NTB-NTT Gandeng BPKP

Pemprov NTB mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah PON 2028 setelah menerima SK penetapan resmi dari Menpora.

Salju Grasberg Terus Menyusut, Megawati Ingatkan Dampak Pemanasan Global

Salju Grasberg Terus Menyusut, Megawati Ingatkan Dampak Pemanasan Global

Megawati menyoroti bencana dan anomali cuaca di Indonesia serta mengungkap kekhawatiran atas pencairan es di Grasberg, Papua.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer