Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tembakau Rakyat dan Pinang Jadi Andalan NTB Pasok Kebutuhan NTT

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Plt Kepala Distanbun NTB Muhammad Riadi (dua dari kanan), saat melihat langsung produksi tembakau rakyat dan pinang di UD Pahmi, di Suralaga, Lombok Timur, belum lama ini.
Plt Kepala Distanbun NTB Muhammad Riadi (dua dari kanan), saat melihat langsung produksi tembakau rakyat dan pinang di UD Pahmi, di Suralaga, Lombok Timur, belum lama ini.

LombokPost - Pemprov terus memetakan potensi daerah, untuk mendukung kerja sama regional Bali, NTB dan NTT.


Advertisement

Di sektor pertanian, ada tembakau rakyat dan pinang sebagai komoditas unggulan yang berpeluang besar memasok kebutuhan pasar NTT.

“Kami identifikasi langsung terhadap potensi tembakau rakyat dan pinang ini, menjadi komoditas strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTT,” terang Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB Muhammad Riadi (4/12).

Langkah awal identifikasi ini menegaskan pentingnya optimalisasi sumber daya lokal, guna membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Advertisement

“Kami mengecek salah satu pelaku usaha lokal yang selama ini aktif menyediakan kebutuhan komoditas tersebut, yakni UD Pahmi milik bapak Syamsul Ahyar di Suralaga, Lombok Timur,” jelasnya.

Saat ini, UD Pahmi mampu menyediakan 11–13 ton tembakau rakyat per bulan, terdiri dari 3 ton tembakau gulung atau susur dan 8–10 ton tembakau tumpi.

Bahan baku berasal dari sentra tembakau di Suralaga, Selong, dan Pringgabaya. Adapun produksi pinang iris kering, masih terbatas sekitar 20 ton per tahun.

Advertisement

“Ini karena musim panen yang hanya berlangsung pada Juli hingga Oktober, dengan pasokan dominan dari Lombok Utara dan Lombok Timur,” terang Riadi.

Dalam pertemuan forum kerja sama regional Bali, NTB, NTT sebelumnya, Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena mengungkapkan kebutuhan belanja pinang di wilayahnya mencapai Rp 700 miliar per tahun.

Angka ini, kata Riadi, membuka peluang besar bagi NTB untuk mengembangkan pinang sebagai komoditas strategis baru. Sebagai tindak lanjut, Distanbun NTB menyiapkan rencana pengembangan pinang secara terstruktur, mulai dari penyediaan bibit unggul seperti pinang Alor hingga mendorong penanaman masif di berbagai ruang.

“Bisa di halaman rumah warga, sepanjang jalan desa, pematang sawah, ruang terbuka hijau, hingga area rumah ibadah dan perkantoran pemerintah,” ujar pria yang juga kepala Biro Umum Setda NTB tersebut.

Dari langkah ini, NTB optimistis dapat memperkuat kontribusinya dalam kerja sama regional Bali, NTB, NTT, sekaligus membuka peluang pendapatan lebih luas bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Sinergi tiga provinsi diharapkan mampu menciptakan rantai perdagangan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

“Potensi kita di NTB sangat besar, baik untuk tembakau rakyat maupun pinang. Jika dikelola secara terarah, keduanya dapat menjadi penggerak ekonomi baru bagi daerah kita,” tandasnya.

Pemilik UD Pahmi Syamsul Ahyar menyatakan kesiapannya untuk menyediakan pasokan tembakau rakyat dan pinang iris kering yg menjadi kebutuhan masyarakat NTT.

“Kepastian pasar merupakan faktor utama yang mendorong petani, untuk menanam lebih banyak, sehingga kapasitas produksi dapat meningkat secara signifikan,” jelasnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kementerian LH Siapkan Pemetaan Ancaman Ekosistem di Tiga Daerah

Kementerian LH Siapkan Pemetaan Ancaman Ekosistem di Tiga Daerah

KLH dan IUCN menyiapkan LENTERA untuk memetakan risiko ekosistem di tiga wilayah Wallacea mulai 2027.

Silaturahmi Gubernur NTB dan NTT Bersama Relawan Kemanusiaan, Perkuat Persaudaraan Dua Daerah

Silaturahmi Gubernur NTB dan NTT Bersama Relawan Kemanusiaan, Perkuat Persaudaraan Dua Daerah

Misi kemanusiaan NTB untuk korban gempa NTT mempererat persaudaraan melalui solidaritas, pelayanan kesehatan, dan bantuan bagi warga

Peduli Bencana, Pemkab Lombok Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat PMI

Peduli Bencana, Pemkab Lombok Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat PMI

Pemkab Lombok Barat menyalurkan bantuan Rp19,5 juta melalui PMI untuk korban gempa NTT, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer