Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seleksi 13 JPT Pratama NTB Segera Dibuka, BKD Antisipasi Lonjakan Pendaftar

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamanyanti Putri, saat menyampaikan arahan di depan kepala OPD lingkup Pemprov NTB, beberapa waktu lalu.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamanyanti Putri, saat menyampaikan arahan di depan kepala OPD lingkup Pemprov NTB, beberapa waktu lalu.

LombokPost - Pemprov NTB tengah bersiap melakukan pengisian 13 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.


Advertisement

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Tri Budiprayitno mengungkapkan pihaknya sedang merampungkan persiapan administrasi, untuk menggelar seleksi terbuka (selter).

“Saya sudah dipanggil oleh Pak Gubernur, ini saat ini saya sedang melengkapi beberapa dokumen,” tegasnya, Rabu (14/1).

Kemudian, BKD NTB menghubungi calon anggota tim pansel. Setelah menerima curriculum vitae (CV), seluruh data tersebut akan diinput ke aplikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), mengingat seluruh proses seleksi kini dilakukan by system. 

Advertisement

“Setelah mendapatkan persetujuan dari BKN, barulah kami mengumumkan seleksi terbuka untuk 13 jabatan kosong ini,” tambahnya.

Ini menjadi langkah penting bagi Pemprov NTB, dalam rangka melengkapi seluruh JPT Pratama sesuai Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru.

Terkait waktu pengumuman pansel, Tri menargetkan proses tersebut dapat diumumkan pekan depan. Proses seleksi akan mengikuti mekanisme yang berlaku, mulai dari pendaftaran hingga tahapan penilaian kompetensi.

Advertisement

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jika seluruh persyaratan peserta terpenuhi dan tidak ada kendala, proses seleksi dapat berlangsung selama satu hingga satu setengah bulan.

Namun, dengan jumlah jabatan yang cukup banyak, Tri sendiri cukup was-was akan waktu pelaksanaan, bisa menjadi lebih panjang apabila jumlah pendaftar tinggi. “Ini yang kami antisipasi,” ujarnya.

Untuk 13 jabatan yang dibuka, apabila setiap jabatan diikuti minimal empat pendaftar, maka jumlah peserta bisa mencapai lebih dari 50 orang.

Pada seleksi terbuka sebelumnya, untuk enam jabatan saja, jumlah pendaftar sempat mencapai 67 orang dan setelah melalui proses seleksi administrasi, maka tersisa 57 peserta. 

“Memang di awal-awal dibuka pendaftaran itu sepi, tapi mendekati tanggal penutupan seleksi, langsung banyak yang mendaftarm artinya itu kan peminatnya banyak,” jelas Tri.

Karena itu, tim pansel yang dibentuk nantinya akan beranggotakan lima orang. BKD NTB berencana membagi pansel menjadi dua tim agar penilaian bisa dilakukan lebih cermat dan proses tetap berjalan efektif.

Satu tim bertugas menilai calon kepala dinas, sementara tim lainnya menangani penilaian untuk jabatan direktur dan wakil direktur RSUD NTB dan kepala biro. “Skenario-nya seperti itu, dengan 13 kotak jabatan itu, berarti akan cukup banyak pendaftarnya,” tandas Tri.

Kepala Diskominfotik NTB Ahsanul Khalik menegaskan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada, Gubernur Iqbal memang mencari figur baru yang tepat, untuk merumuskan kebijakan teknis, mengoordinasikan pelaksanaan program, membina ASN serta lainnya yang ditujukan untuk menyukseskan visi NTB Makmur Mendunia.

Sehingga diperlukan pemimpin yang memiliki kemampuan khusus untuk beradaptasi dengan hal itu. “Pemprov akan cari orang-orang yang betul-betul memiliki kemampuan, dan kebaruan untuk bisa memimpin OPD hasil SOTK baru ini,” jelasnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pengadaan Alkes RSUD Provinsi NTB Sudah Terealisasi Rp 6,5 Miliar

Pengadaan Alkes RSUD Provinsi NTB Sudah Terealisasi Rp 6,5 Miliar

Pengadaan 26 alkes RSUD NTB senilai Rp21 miliar masih berproses, dengan realisasi Rp 6,5 miliar hingga September 2026.

Operasi STA-MCA Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi NTB

Operasi STA-MCA Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi NTB

RSUD Provinsi NTB sukses melakukan operasi bypass otak STA-MCA, menandai kemajuan layanan bedah saraf kompleks di NTB.

RSUD NTB Turunkan Tim Medis, Atasi Kesehatan Korban Kebakaran Sade

RSUD NTB Turunkan Tim Medis, Atasi Kesehatan Korban Kebakaran Sade

Tim medis RSUD NTB turun mengecek kondisi kesehatan para korban kebakaran yang didominasi wanita paruh baya hingga lanjut usia dan anak-anak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer