Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Jack Wafat, Wartawan NTB Kenang Sosoknya yang Humble dan Terbuka

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯

Suasana haru saat jenazah dokter Jack akan disalatkan dan diantar menuju peristirahatan terakhir, di TPU Karang Bedil, Mataram, Rabu (11/3).
Suasana haru saat jenazah dokter Jack akan disalatkan dan diantar menuju peristirahatan terakhir, di TPU Karang Bedil, Mataram, Rabu (11/3).


Advertisement

LombokPost - Kabar duka menyelimuti jajaran Pemprov NTB. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB, Lalu Herman Mahaputra, meninggal dunia di Jakarta pada Selasa malam (10/3) setelah berbuka puasa. 

Kepergian sosok yang akrab disapa Dokter Jack itu, turut meninggalkan duka mendalam bagi kalangan jurnalis di NTB yang selama ini mengenalnya, sebagai pejabat yang terbuka dan mudah berkomunikasi.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Fahrul Mustofa, mengenang almarhum, sebagai pribadi yang rendah hati dan mudah berkomunikasi dengan wartawan. 
Menurutnya, selama berinteraksi dengan insan pers, Dokter Jack dikenal responsif dan terbuka saat dimintai konfirmasi terkait berbagai isu.

Advertisement

“Beliau sosok yang humble, enak diajak komunikasi, dan cepat merespons ketika dikonfirmasi,” ujar Fahrul. 

Sikap tersebut, lanjutnya, sudah terlihat sejak almarhum menjabat sebagai Direktur RSUD Provinsi NTB, kemudian saat menjadi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, hingga ketika dipercaya memimpin Bapenda NTB.

Hal senada juga disampaikan Marham, selaku ketua Forum Wartawan Pemprov NTB. Ia menilai Dokter Jack merupakan pejabat yang terbuka terhadap media dan memiliki hubungan baik dengan para jurnalis. “Saya lihat beliau cukup baik dan terbuka kepada teman-teman jurnalis,” katanya.

Advertisement

Di luar kedekatannya dengan media, Marham juga menilai almarhum sebagai pejabat yang kerap menghadirkan berbagai terobosan ketika dipercaya memimpin sebuah lembaga atau institusi. 
Salah satu yang paling diingat adalah, saat Dokter Jack memimpin RSUD Kota Mataram.

Pada masa kepemimpinannya, rumah sakit tersebut mencatat sejumlah prestasi dan berhasil berkembang menjadi salah satu rumah sakit rujukan di NTB. Terobosan juga terlihat ketika almarhum memimpin RSUD NTB. Saat itu, ia dinilai mampu meningkatkan status atau tipe rumah sakit, sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada pasien.

Sementara ketika dipercaya menjabat sebagai Kepala Bapenda NTB, Dokter Jack memiliki gagasan untuk menjadikan Bapenda sebagai “CEO OPD”. Konsep tersebut dimaksudkan agar Bapenda, berperan sebagai motor penggerak bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTB, dalam upaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak daerah.

Penunjukannya sebagai kepala Bapenda NTB sempat menimbulkan pertanyaan di sejumlah kalangan. Namun, pengalaman panjangnya memimpin dua rumah sakit besar di NTB diyakini dapat menjadi modal kuat untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah.

“Kita berharap pengganti Dokter Jack nanti dapat melanjutkan program dan gebrakan yang sebelumnya telah digagas beliau,” ujar Marham.

Kepergian Lalu Herman Mahaputra menjadi kehilangan bagi banyak pihak, terutama bagi mereka yang pernah bekerja dan berinteraksi langsung dengan almarhum selama mengabdikan diri di berbagai posisi strategis di NTB.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

IMI Borong 8.000 Tiket MotoGP Mandalika 2026

IMI Borong 8.000 Tiket MotoGP Mandalika 2026

Ikatan Motor Indonesia (IMI) resmi membeli 8.000 tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pembelian tiket kategori Premium Grandstand

IMI Dorong Pembinaan Pembalap Perempuan

IMI Dorong Pembinaan Pembalap Perempuan

IMI Pusat menilai kehadiran Krida Agya Kartini Race langkah positif mendorong keterbukaan di dunia motorsport nasional

Anggota BPK RI Fathan Subchi Meninggal Dunia di Moskow, Simak Kronologinya

Anggota BPK RI Fathan Subchi Meninggal Dunia di Moskow, Simak Kronologinya

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia di Moskow saat menjalankan tugas kenegaraan. Simak informasi lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer