
LombokPost - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB Sinta Agathia menegaskan perencanaan pembangunan harus memberikan dampak nyata bagi kelompok rentan.
Hal tersebut diungkapkan Sinta saat menjadi narasumber dalam kegiatan Tematik Musrenbang Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial (Tembang Pugis) Provinsi NTB Tahun 2026 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (7/4).
Dalam forum yang digelar Bappeda Provinsi NTB bekerja sama dengan Program SKALA tersebut, Sinta juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang masih membelenggu masyarakat di akar rumput. Mulai dari isu perempuan hingga perlindungan pekerja migran.
Sinta juga memaparkan potret tantangan di lapangan, di mana akses pendidikan dan ekonomi masih menjadi kendala utama yang memicu pernikahan anak.
“Banyak anak perempuan kita terpaksa putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, yang kemudian berujung pada pernikahan dini. Ini adalah siklus yang harus kita putus bersama," ujarnya.
Tak hanya itu, Sinta juga menaruh perhatian serius pada penyandang disabilitas yang masih menghadapi hambatan aksesibilitas di fasilitas publik serta terbatasnya peluang kerja di sektor formal.
Selain itu, perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya juga menjadi poin krusial. Terutama terkait literasi keuangan dan pengasuhan anak agar tetap mendapatkan hak pendidikan dan kesehatan yang layak guna mencegah stunting.
Guna mengatasi kompleksitas persoalan tersebut, Sinta mendorong agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghilangkan ego sektoral dan memperkuat sinkronisasi program.
Sinta menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak bisa dilakukan secara seragam. Karena karakter masyarakat di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa memiliki perbedaan yang signifikan.
Baca Juga: Wagub Umi Dinda dan Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta Iqbal Semangati Nakes Tangani Stunting
"Prinsip no one left behind jangan hanya menjadi jargon. Kita harus mencari gerakan yang realistis, tepat sasaran, dan sesuai dengan peruntukannya di masing-masing daerah," tegasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




