Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polda NTB Gandeng Unram Petakan Persoalan Kriminalitas Secara Komprehensif

M
Penulis: Marthadi❯
Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo (dua kiri) berbincang dengan Rektor Unram Prof. Sukardi (kanan) dan para akademisi pada peresmian Pusat Studi Kepolisian. (Istimewa)
Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo (dua kiri) berbincang dengan Rektor Unram Prof. Sukardi (kanan) dan para akademisi pada peresmian Pusat Studi Kepolisian. (Istimewa)

Advertisement

LombokPost – Langkah tegas dan tak biasa ditunjukkan Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo. Di satu sisi, ia membersihkan institusi dari oknum terlibat narkoba. Di sisi lain, ia menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk mencari akar konflik sosial yang kerap memicu tawuran antar kampung.

Strategi dua arah ini dinilai menjadi upaya serius membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di NTB.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan, salah satu fokus utama kapolda saat ini adalah memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk kalangan akademisi.

Advertisement

Menurut dia, kerja sama dengan Unram dilakukan melalui studi kepolisian guna memetakan persoalan kriminalitas secara komprehensif di wilayah NTB.

“Kebijakan kapolda sangat jelas, yakni mengedepankan pencegahan. Melalui kerja sama dengan Unram, kita melibatkan pakar dan akademisi untuk merumuskan solusi penanganan konflik sosial, seperti tawuran antar kampung, agar tidak hanya diselesaikan secara hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang scientific,” ujar Kholid.

Advertisement

Hasil kajian tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran sehingga potensi gesekan di tengah masyarakat bisa dicegah sejak dini.

Tak hanya fokus pada pencegahan konflik sosial, Polda NTB juga menunjukkan ketegasan dalam perang melawan narkoba. Bahkan, langkah penindakan menyasar personel internal yang diduga terlibat.

Sejumlah oknum pejabat, mulai mantan kasatresnarkoba hingga kapolres Bima Kota, diproses secara terbuka atas dugaan pelanggaran.

“Bapak Kapolda berkomitmen membangun kepercayaan masyarakat dengan bersih-bersih ke dalam. Tidak ada keistimewaan bagi siapa pun yang terlibat narkoba,” tegasnya.

Ia menambahkan, transparansi menjadi kunci utama dalam setiap proses penegakan hukum. Dengan keterbukaan informasi, publik diharapkan melihat keseriusan Polri dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jangan Main-main dengan Polda NTB, Kapolda Turun Tangan, Buruan Kakap Digulung

Jangan Main-main dengan Polda NTB, Kapolda Turun Tangan, Buruan Kakap Digulung

Jangan main-main dengan Polda NTB. Selasa (3/11) kemarin, Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja turun langsung memimpin penggerebeka

Pengacara-Polda NTB Tepis Isu Suap Terkait Tiga Mahasiswa Direhab dan Dilepas di Kasus Narkoba

Pengacara-Polda NTB Tepis Isu Suap Terkait Tiga Mahasiswa Direhab dan Dilepas di Kasus Narkoba

Tiga mahasiswa berinisial GT, WAM, dan perempuan WU yang turut diamankan saat penggerebekan di salah satu kos-kosan di Kelurahan Jempong

Kasatreskrim Polres Bima Mendadak Dimutasi ke Polda NTB dan Diperiksa Propam, Ini Alasannya!!

Kasatreskrim Polres Bima Mendadak Dimutasi ke Polda NTB dan Diperiksa Propam, Ini Alasannya!!

Hilangnya barang bukti uang tunai Rp 80 juta dalam penanganan kasus narkotika di Polres Bima berbuntut panjang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer