
LombokPost-Komando Pasukan Khusus (Kopassus) telah menggelar Latihan Penanggulangan Teror di kawasan Program Strategis Nasional (PSN), tepatnya di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Senin (29/6).
Kegiatan ini bisa memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sipil, karena dinilai menimbulkan kesan semakin menguatnya nuansa militeristik, di kawasan strategis tersebut.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik, meminta masyarakat tidak mengaitkannya. “Tidak seperti itu,” tegasnya.
Baca Juga: Tembus Pasar Global Pakai 'Jalur Langit', Wirausaha Muda KSB Digembleng Mental Baja
Latihan tersebut merupakan program rutin tahunan yang murni bertujuan, mengasah keterampilan dan kemahiran pasukan Kopassus.
Menurutnya, latihan justru wajib dilaksanakan saat wilayah dalam kondisi aman dan kondusif, karena tidak mungkin menggelar latihan di tengah situasi yang tidak aman.
“Jadi latihan-latihan itu dilakukan pada saat kondisi situasi sedang aman. Karena kalau situasi tidak aman tidak mungkin latihan,” bebernya.
Setiap tahun TNI memiliki jadwal latihan yang telah dirancang secara berkala. Sejumlah kawasan yang berstatus PSN, termasuk Mandalika, menjadi salah satu lokasi yang digunakan karena dinilai memiliki karakteristik yang mendukung kebutuhan latihan.
Dalam pelaksanaannya, latihan disusun menggunakan skenario yang menyerupai kondisi nyata.
Tujuannya, agar prajurit memiliki pengalaman langsung menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang dapat terjadi di PSN.
Dengan berlatih di lokasi sebenarnya, personel juga dapat mengenali karakteristik wilayah, memahami titik-titik penting, serta menguasai pola pergerakan pasukan apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Khalik menilai, pemahaman terhadap medan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kesiapan personel.
Karena itu, latihan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan operasional melalui pengenalan lingkungan tempat bertugas.
Latihan yang menggunakan medan sesungguhnya ini, dirancang agar pasukan bisa menguasai wilayah, memahami posisi masing-masing, serta siap menggerakkan personel secara cepat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




