Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov NTB Ingin PMI Pulang Bangun Usaha Bukan Kembali Berangkat

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
PAHLAWAN DEVISA: Dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) tengah memanen dan mengumpulkan berondolan buah kelapa sawit. (Ilustrasi Gemini)
PAHLAWAN DEVISA: Dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) tengah memanen dan mengumpulkan berondolan buah kelapa sawit. (Ilustrasi Gemini)

Advertisement

 

LombokPost-Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Aidy Furqan menegaskan, pentingnya pengelolaan pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTB secara menyeluruh. 

“Ini untuk memutus siklus kemiskinan yang selama ini masih dialami banyak PMI NTB,” terangnya.

Advertisement

Dari sekitar 4,25 juta penduduk usia produktif di NTB, jumlah pekerja paruh waktu masih tinggi, dan ini menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat, untuk memilih bekerja ke luar negeri. 

Dari kondisi ini, Aidy menyoroti fenomena purna PMI (PASKAR) yang selama ini belum dikelola secara optimal. 

Advertisement

Akibatnya, tidak sedikit PMI yang kembali ke daerah asal tanpa memiliki aset produktif, sehingga terpaksa kembali bekerja ke luar negeri.

“Banyak kasus PMI kita pulang lalu kehabisan uang karena manajemen yang konsumtif, lalu terpaksa berangkat lagi,” ungkapnya. 

Siklus tersebut harus diputus. Sesuai instruksi Gubernur NTB, pemerintah mengawal perlindungan PMI mulai dari tahap pra-keberangkatan, masa bekerja, hingga kembali ke daerah asal. 

“Kita ingin mereka pulang membawa modal usaha atau rumah, bukan kembali miskin,” tegas mantan kepala Dinas Dikbud NT tersebut. 

Untuk menekan angka PMI non-prosedural, Pemprov NTB menggandeng Bank NTB Syariah yang berkolaborasi dengan MyBank, guna mengintegrasikan sistem digitalisasi pembiayaan secara daring. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PMI Asal Wanasaba yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan

PMI Asal Wanasaba yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan

PMI bernama Sahabudin, warga Dusun Bengkung, Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba Lotim yang meninggal di Malaysia akhirnya dipulangkan.

Modus Janji Kerja ke Jepang, Pengelola LPK di Mataram Jadi Tersangka TPPO, Raup Rp 95 Juta dari Calon PMI

Modus Janji Kerja ke Jepang, Pengelola LPK di Mataram Jadi Tersangka TPPO, Raup Rp 95 Juta dari Calon PMI

Pengelola LPK di Mataram jadi tersangka TPPO berkedok penyaluran PMI ke Jepang. Polisi ungkap kerugian korban capai Rp 95 juta.

Aktivasi Kembali Setelah 8 Tahun: Bank NTB Syariah Raih Plafon KUR Rp40 Miliar, Fokus Sektor Produktif dan PMI

Aktivasi Kembali Setelah 8 Tahun: Bank NTB Syariah Raih Plafon KUR Rp40 Miliar, Fokus Sektor Produktif dan PMI

Bank NTB Syariah resmi salurkan KUR Rp40 Miliar pasca-reaktivasi. Dirut Nazaruddin siap fokuskan modal ke UMKM & Pekerja Migran!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer