Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Desa Adat Sade Pukul Pariwisata Lombok

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
LUDES TERBAKAR: Warga berkumpul di sisa-sisa bangunan yang hangus pascabencana kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah. (IVAN/LOMBOK POST)
LUDES TERBAKAR: Warga berkumpul di sisa-sisa bangunan yang hangus pascabencana kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Sahlan M Saleh menyampaikan belasungkawa atas peristiwa kebakaran yang terjadi, di Desa adat Sade, Rembitan, Lombok Tengah.

“Kami dari BPPD NTB menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa ini. Kami kehilangan satu destinasi yang cukup ikonik di Lombok,” katanya, Minggu (23/8). 

Saat ini, pihaknya mulai mendorong berbagai bentuk dukungan, tidak hanya berupa bantuan materi, namun moral kepada masyarakat yang terdampak dan mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membantu pemulihan Desa adat Sade.

Advertisement

“Kita sama-sama bergerak untuk Sade, baik itu bantuan secara materi maupun moral. Itu yang ingin kita lakukan segera,” ujarnya. 

Desa adat Sade selama ini bukan hanya dikenal sebagai tujuan wisata, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya masyarakat Sasak. 

Advertisement

Destinasi budaya yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Lombok itu dikenal luas, bahkan menjadi bagian dari paket perjalanan wisatawan menuju kawasan Kuta Mandalika. 

Selama ini, wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang ke Pulau Lombok, tidak hanya mencari keindahan alam, seperti gunung maupun pantai, tetapi juga ingin mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Sasak. 

Desa Adat Sade menjadi salah satu tempat yang menawarkan pengalaman tersebut, di dalamnya mencakup wisata budaya dan warisan budaya atau heritage yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. 

Menurut Sahlan, Desa Adat Sade juga menyajikan gambaran budaya dan tradisi masyarakat Sasak yang masih hidup hingga saat ini. Karenanya, keberadaan kawasan tersebut memiliki nilai lebih dari sekadar objek wisata.

Tingginya minat kunjungan ke Sade, terlihat dari jumlah wisatawan yang datang, mencapai 1.000 – 1.500 orang setiap harinya, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemenpar Pastikan Pendampingan Pemulihan Kampung Adat Sade Lewat Poltekpar Lombok

Kemenpar Pastikan Pendampingan Pemulihan Kampung Adat Sade Lewat Poltekpar Lombok

Kemenpar pastikan pendampingan pemulihan Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, melalui Poltekpar Lombok usai musibah kebakaran.

Penonton Peresean HUT Mataram Galang Dana untuk Warga Sade

Penonton Peresean HUT Mataram Galang Dana untuk Warga Sade

Penonton Peresean HUT ke-33 Mataram galang donasi spontan bantu warga Desa Sade korban kebakaran.

Prajurit Kodim 1620/Loteng Temukan Uang Rp 4 Juta dan Kain Tenun Utuh di Puing Kebakaran Sade

Prajurit Kodim 1620/Loteng Temukan Uang Rp 4 Juta dan Kain Tenun Utuh di Puing Kebakaran Sade

Di tengah tumpukan abu dan material bangunan yang hangus, para prajurit TNI berhasil menemukan kembali sisa harta benda warga yang berharga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer