Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov NTB Siapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran Sade

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Seorang wanita yang mengenakan masker medis dan hijab hitam, menunduk untuk mengambil benda-benda yang masih tersisa di antara reruntuhan pascakebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, belum lama ini. (IVAN/LOMBOK POST)
Seorang wanita yang mengenakan masker medis dan hijab hitam, menunduk untuk mengambil benda-benda yang masih tersisa di antara reruntuhan pascakebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, belum lama ini. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Pemprov NTB menyiapkan penetapan status tanggap darurat bencana nonalam atas kebakaran yang melanda permukiman Desa Adat Sade, Lombok Tengah. 

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Abul Chair mengatakan, kebakaran Desa Adat Sade bukan sekadar musibah kebakaran permukiman biasa. Sebab, kawasan tersebut memiliki situs dan peninggalan budaya yang menjadi bagian penting bagi NTB. 

“Ini bukan kejadian biasa, bukan kebakaran biasa. Ada situs, ada peninggalan budaya. Itu musibah buat NTB, bukan cuma buat Lombok Tengah,” kata Abul Chair, Kamis (27/8).

Advertisement

Data yang dihimpun dari berbagai sumber, sekitar 120 kepala keluarga (KK) atau 320 jiwa terdampak akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam (22/8).

Selain rumah warga, kebakaran juga menghanguskan, bangunan dan fasilitas umum, serta berbagai macam benda budaya, perangkat ritual, kesenian, tenun, pusaka, serta berbagai unsur pengetahuan budaya masyarakat Sasak turut terdampak dalam musibah tersebut.

Advertisement

Karena itu, penanganan pascabencana hingga proses rekonstruksi membutuhkan perhatian dan koordinasi khusus. Pemprov NTB juga memastikan langkah yang dilakukan dapat berjalan selaras dengan Pemkab Lombok Tengah. 

Abul Chair menjelaskan, penetapan status tanggap darurat memang harus didasarkan pada adanya kejadian bencana. “Memang status bencana itu harus ada kejadian. Pemicunya, status tanggap darurat itu memang harus dipicu oleh kejadian,” jelasnya. 

Kebakaran termasuk dalam kategori bencana nonalam. Abul Chair mengatakan, Asisten II Setda NTB Lalu Mohamad Faozal telah ditunjuk sebagai ketua satuan tugas (satgas) penanganan dampak kebakaran Sade.

Inspektorat dan Biro Hukum Setda NTB juga diminta memastikan setiap regulasi, agar langkah penanganan kebakaran berjalan sesuai ketentuan dan terkoordinasi dengan Pemkab Lombok Tengah.

Terkait bantuan dari Pemprov NTB, Abul Chair menyebut besarannya belum ditetapkan. Bantuan nantinya akan dibahas dan disalurkan sesuai kebutuhan penanganan. 

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pegadaian Salurkan Bantuan Kedua untuk Sade

Pegadaian Salurkan Bantuan Kedua untuk Sade

Pegadaian Area Pulau Lombok kembali menyalurkan bantuan peralatan dapur bagi warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade.

Tinjau Sade, Menpar Pastikan Penanganan Darurat dan Pemulihan Jangka Panjang Berjalan Baik

Tinjau Sade, Menpar Pastikan Penanganan Darurat dan Pemulihan Jangka Panjang Berjalan Baik

Menpar Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung lokasi Sade memastikan penanganan darurat serta pemulihan jangka panjang berjalan baik

Museum NTB Amankan Jejak Sejarah yang Tersisa Dari Kebakaran Desa Adat Sade

Museum NTB Amankan Jejak Sejarah yang Tersisa Dari Kebakaran Desa Adat Sade

Museum NTB mengamankan benda budaya Sade yang selamat dari kebakaran untuk menjaga jejak sejarah dan rekonstruksi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer