Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Radikalisme, Dikpora NTB dan Densus 88 Gelar Sosialisasi Anti-Teror di SMAN 9 Mataram

Pujo Nugroho
Penulis: Pujo Nugroho❯
Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi saat sosialisasi di SMAN 9 Mataram.
Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi saat sosialisasi di SMAN 9 Mataram.

Advertisement

 

 

LombokPost - Upaya nyata dalam membentengi generasi muda dari ancaman penyebaran paham radikal terus digencarkan oleh Pemprov NTB. Melalui kolaborasi strategis, Dikpora NTB dan Densus 88 menggelar program Sosialisasi Anti-Teror di SMAN 9 Mataram sebagai langkah preventif membendung pengaruh ekstremisme yang dapat merusak ketahanan nasional dan persatuan bangsa.

Advertisement

Agenda sosialisasi ini dilaksanakan langsung di lingkungan SMAN 9 Mataram pada Jumat (4/9). Sinergi antara Dikpora NTB dan Densus 88 tersebut melibatkan tak kurang dari 1.000 siswa dari kelas X hingga XII, serta jajaran guru dan pembina sekolah guna memastikan pesan pencegahan terorisme tersampaikan secara masif dan komprehensif.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., menegaskan bahwa edukasi ini berfungsi sebagai benteng pertahanan dini bagi kalangan muda. Menurutnya, pencegahan terorisme harus dimulai dari lingkungan sekolah agar para siswa memiliki daya kritis dalam menyaring informasi ekstremis.

Advertisement

”Pelajar dan pemuda perlu mendapatkan pemahaman yang memadai agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang dapat merusak dan memecah belah persatuan bangsa,” ujar H. Tarmidzi.

H. Tarmidzi menjelaskan bahwa kelompok remaja di SMAN 9 Mataram dan sekolah lainnya berada pada fase krusial pencarian identitas. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan Dikpora NTB dan Densus 88 dinilai sangat relevan untuk mengarahkan idealisme pelajar ke arah yang positif dan terhindar dari propaganda radikalisme.

”Usia pelajar SMA merupakan masa produktif dalam pembentukan jati diri. Karena itu, sosialisasi seperti ini diharapkan dapat menjadi benteng bagi para pemuda kita yang nantinya menjadi penerus pembangunan,” katanya.

Dikpora NTB bersama siswa SMAN 9 Mataram usai sosialisasi.
Dikpora NTB bersama siswa SMAN 9 Mataram usai sosialisasi.

 

Kolaborasi berkelanjutan antara Dikpora NTB dan Densus 88 ini diproyeksikan menjadi pilar utama pencegahan terorisme. Melalui pemahaman kebangsaan yang utuh, para siswa di SMAN 9 Mataram diharapkan tidak hanya kebal dari pengaruh paham kekerasan, tetapi juga siap menyongsong cita-cita Indonesia Emas 2045 dengan karakter yang tangguh dan cinta tanah air.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wadah Generasi Muda NTB Unjuk Gigi, Dikpora NTB Gelar Lomba Fashion Show dan Speech Competition

Wadah Generasi Muda NTB Unjuk Gigi, Dikpora NTB Gelar Lomba Fashion Show dan Speech Competition

Dikpora NTB menggelar Fashion Show dan Speech Competition untuk menggali potensi serta kepercayaan diri generasi muda NTB. Bikin pede!

Dikpora NTB Tegaskan Sekolah Gratis untuk Siswa Miskin, Sumbangan Orang Tua Bersifat Sukarela

Dikpora NTB Tegaskan Sekolah Gratis untuk Siswa Miskin, Sumbangan Orang Tua Bersifat Sukarela

Dikpora NTB pastikan sekolah gratis bagi siswa miskin. Sumbangan orang tua mampu tetap sukarela tanpa nominal dan tenggat waktu.

Cari Bibit Unggul! Dikpora NTB Resmi Buka Ajang Talenta Puspresnas 2026 Tingkat Provinsi

Cari Bibit Unggul! Dikpora NTB Resmi Buka Ajang Talenta Puspresnas 2026 Tingkat Provinsi

Kepala Dikpora NTB Syamsul Hadi resmi buka Ajang Talenta Puspresnas NTB 2026. Cari siswa berprestasi sains, seni, hingga olahraga!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer