
LombokPost-Pemprov NTB menargetkan pencairan anggaran program Desa Berdaya Tematik, untuk seluruh desa sasaran selesai pada September 2026.
“Target kita pembayaran atau realisasi anggaran selesai di bulan ini,” terang Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti, Rabu (9/9).
Untuk menjalankan program tersebut, Pemprov NTB menyiapkan total anggaran sekitar Rp 128 miliar. Dana tersebut diberikan sebagai stimulan kepada desa penerima manfaat dengan alokasi masing-masing sebesar Rp 300 juta per desa.
Baca Juga: Gubernur Miq Iqbal Titip Desa Berdaya dan Hutan NTB kepada Babinsa
Dari 257 desa penerima manfaat, saat ini 65 desa telah melakukan pencairan dengan total realisasi mencapai Rp 19 miliar. Percepatan pencairan terus dilakukan, agar pelaksanaan program dapat segera berjalan.
Program Desa Berdaya Tematik diarahkan untuk mengentaskan kemiskinan melalui penguatan ketahanan pangan, pelestarian hutan, serta pengembangan potensi pariwisata di desa sasaran.
Kendati demikian, pihaknya tidak memungkiri, salah satu kendala yang dihadapi adalah adanya desa yang mengusulkan lebih dari satu tema.
Kondisi tersebut membuat usulan harus diperiksa oleh OPD teknis sesuai bidangnya. “Misalnya kepala desa ajukan untuk dua tema, pariwisata dan pertanian. Otomatis harus dicek betul sama dua OPD teknisnya,” mantan kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB tersebut.
Nelly menyebut masih ada usulan kepala desa yang belum sesuai dengan tujuan program. Beberapa desa mengajukan proyek fisik seperti membangun jalan tani.
Desa Berdaya Tematik bukan untuk pembangunan fisik, melainkan upaya mendorong desa mengembangkan potensi lokal. Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan membantu pembiayaan pembangunan desa, mendukung desa keluar dari miskin ekstrem.
Namun, Nelly menilai hal tersebut masih bisa dimaklumi, karena program Desa Berdaya Tematik berada di tahun pertama pelaksanaan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




