
LombokPost-Sebanyak 34 kecamatan di NTB masuk prioritas 4, 75 kecamatan prioritas 5, dan delapan kecamatan prioritas 6 dalam gambaran kondisi ketahanan pangan 2025.
Meski secara umum NTB berada dalam kategori tahan pangan, sejumlah wilayah masih membutuhkan perhatian berdasarkan indikator ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan.
“Data ini harus bisa memberikan gambaran kondisi ketahanan pangan kita, bukan hanya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tetapi sampai kecamatan dan desa. Dari sana kita bisa melihat wilayah mana yang perlu mendapat perhatian lebih,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) NTB Lalu Mirza Amir Hamzah.
Baca Juga: Kemenkum NTB Harmonisasi Raperwal Kendali Pasokan Pangan untuk Tekan Inflasi Mataram
Bagaimana pun, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) NTB 2026.
Menurutnya, peta ketahanan dan kerentanan pangan tidak sekadar menjadi dokumen administratif. Data tersebut diperlukan untuk membaca perubahan kondisi pangan di masing-masing wilayah sekaligus menentukan bentuk intervensi yang sesuai.
Penyusunan FSVA dilakukan setiap tahun. Pada 2026 terdapat pembaruan metodologi dengan menggunakan 12 indikator untuk tingkat provinsi dan 11 indikator untuk tingkat kabupaten/kota.
Pembaruan tersebut diharapkan, menghasilkan gambaran yang lebih terukur mengenai perkembangan ketahanan pangan daerah.
Mirza mengatakan, persoalan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ada atau tidaknya bahan pangan. Dari sisi ketersediaan, terdapat wilayah yang mengalami penurunan produksi sehingga berpotensi memengaruhi pemenuhan kebutuhan.
“Ketersediaan cadangan pangan pemerintah daerah juga masih menjadi aspek yang perlu diperkuat,” jelasnya.
Sementara dari sisi akses, kondisi daya beli masyarakat dan perubahan harga pangan menjadi perhatian. Sedangkan pada aspek pemanfaatan pangan, sejumlah wilayah masih menghadapi persoalan pemenuhan standar keamanan pangan serta stunting.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




