Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

800 Ton Jagung SPHP Harus Ludes Terserap Sebelum 1 November

Y
Kepala Disnakkeswan NTB Muhamad Riadi. (DOK.LOMBOK POST)
Kepala Disnakkeswan NTB Muhamad Riadi. (DOK.LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Sebanyak 2.500 ton jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dipastikan dialokasikan untuk peternak di NTB.

Alokasi tersebut merupakan bagian dari stok jagung SPHP, sebanyak 8.000 ton yang tersimpan di gudang Bulog NTB.

“Dari 8.000 ton jagung SPHP punya Bapanas (Badan Pangan Nasional, Red) yang ada di gudang Bulog, 2.500 ton untuk peternak NTB,” terang Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB Muhamad Riadi.

Sebelumnya, Disnakeswan NTB merasa khawatir terhadap alokasi 8.000 ton jagung program SPHP untuk NTB, terancam dialihkan semuanya ke provinsi lain, karena terdapat 800 ton jagung yang masih tersisa dan belum ditebus peternak.

Setelah berkoordinasi dengan Bapanas, NTB mendapatkan jatah 2.500 ton jagung SPHP tersebut. Adapun sisanya, disebar untuk memenuhi kebutuhan peternak di provinsi lain, seperti Jawa, Lampung, dan Sulawesi.

Advertisement

“Kita pastikan dari 8.000 ton itu tetap ada porsi untuk NTB. Jangan seluruhnya dibawa ke luar, karena bisa memicu kenaikan harga jagung bagi peternak kita,” jelas Riadi.

Disnakeswan NTB saat ini mulai memproses, pengusulan surat keputusan (SK) penetapan penerima jagung SPHP tahap ketiga. Alokasi 2.500 ton tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan peternak di NTB hingga Februari 2027.

Secara nasional, Bapanas memiliki stok jagung SPHP 240.000 ton. Penyalurannya telah dilakukan melalui penetapan penerima pada tahap pertama dan kedua, sedangkan saat ini proses pengusulan penerima memasuki tahap ketiga.

Namun, sebelum alokasi 2.500 ton tersebut dapat disalurkan, sisa jagung SPHP sebanyak 800 ton dari penyaluran sebelumnya, harus diserap seluruhnya oleh peternak NTB.

Peternak yang telah ditetapkan sebagai penerima wajib menebus sisa alokasi tersebut paling lambat 1 November. “Baru setelah itu aman untuk alokasi yang 2.500 ton,” terangnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dewan Sorot Realisasi Anggaran Pertanian-Peternakan, Banggar Minta Gubernur Lakukan Evaluasi

Dewan Sorot Realisasi Anggaran Pertanian-Peternakan, Banggar Minta Gubernur Lakukan Evaluasi

Banggar DPRD NTB menyoroti rendahnya realisasi belanja pada sektor pertanian dan peternakan. Hingga 30 September, serapan anggaran rendah.

3.417 Keluarga Pilih Peternakan, Desa Berdaya NTB Gelontorkan Rp 23,92 Miliar

3.417 Keluarga Pilih Peternakan, Desa Berdaya NTB Gelontorkan Rp 23,92 Miliar

Desa Berdaya NTB mengarahkan Rp 23,92 miliar untuk peternakan keluarga miskin ekstrem, sekaligus mendukung pasokan pangan dan MBG.

Menatap Inovasi Peternakan Desa Jagaraga, Gen Z dan Milenial Menemukan Masa Depan di Kandang Sapi

Menatap Inovasi Peternakan Desa Jagaraga, Gen Z dan Milenial Menemukan Masa Depan di Kandang Sapi

Pemerintah Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan terus mencari jalan keluar terbaik. Bantuan keuangan khusus Pemprov NTB menjadi angin segar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer