Rapimwil Pemuda Muhammadiyah NTB, Najih Prastiyo: Pemuda Harus Berani Ambil Peran Global

MATARAM-Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Barat akan menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) pada 30–31 Oktober 2026. Forum yang dijadwalkan diikuti 80 peserta itu akan mengevaluasi program organisasi, memperkuat konsolidasi kepengurusan, dan merumuskan langkah strategis Pemuda Muhammadiyah NTB.
Mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk NTB Maju dan Mendunia”, Rapimwil akan melibatkan 50 delegasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dari seluruh kabupaten/kota di NTB serta 30 pengurus PWPM NTB. Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo juga dijadwalkan hadir.
Ketua PWPM NTB Ilham mengatakan Rapimwil menjadi kesempatan untuk mengevaluasi perkembangan organisasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus wilayah dan daerah. Hasil forum diharapkan dapat menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Mataram Minta Tempat Hiburan Malam Ditutup jika Terbukti Jual Miras Tanpa Izin
Menurut Ilham, tema yang diangkat menekankan dua hal, yakni peningkatan kapasitas kader dan penguatan hubungan organisasi dengan masyarakat.
"'Bertumbuh' adalah tuntutan kapasitas intelektual, kepemimpinan, dan kemandirian ekonomi," papar Ilham.
Sementara itu, semangat mengakar menuntut kader Pemuda Muhammadiyah memperkuat nilai tauhid, akhlak, dan kepedulian sosial hingga tingkat ranting dan cabang.
Ilham menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penguatan peran kader di tengah masyarakat. Dengan begitu, Pemuda Muhammadiyah dapat berkontribusi terhadap pembangunan NTB sekaligus meningkatkan kemampuan kader menghadapi perkembangan global.
"Kita tidak boleh tercerabut dari denyut nadi persoalan masyarakat lokal," katanya.
Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo mengapresiasi konsolidasi kader di NTB. Menurutnya, kemampuan mempertahankan jati diri keislaman dan keindonesiaan perlu diimbangi dengan penguasaan teknologi, literasi modern, serta wawasan internasional.
Najih mengatakan kader Pemuda Muhammadiyah harus mampu mengambil peran dalam berbagai perkembangan, termasuk sektor yang menjadi keunggulan daerah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

