
LombokPost-Jamaah haji asal NTB mendapat kuota keberangkatan sebanyak 5.798 orang untuk musim haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan, kuota tersebut diperoleh setelah pemerintah menetapkan pembagian kuota haji nasional.
“Alhamdulillah, untuk NTB dengan dikeluarkannya kuota nasional, mendapatkan kuota yang sama dengan tahun lalu sebanyak 5.798 jamaah,” jelasnya, Selasa (3/11).
Dari jumlah itu, Lombok Timur masih menjadi daerah dengan porsi jamaah terbanyak. Hal tersebut berdasarkan hasil verifikasi sementara, karena jumlah penduduknya lebih banyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di NTB.
Baca Juga: Danantara Rampungkan Pembelian Lahan 4,4 Hektare di Makkah untuk Fasilitas Jamaah Haji dan Umrah
Meski demikian, pengelompokan kuota berdasarkan kategori jamaah masih dalam proses rekapitulasi. Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB telah memiliki data sementara, termasuk jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah kategori lunas tunda.
“Ada rekap sementara, sudah ada yang lansia, kemudian lunas tunda juga, cuma nggak bisa jelaskan data pastinya,” kata dia.
Amin menyebut, jumlah kuota tersebut masih berpeluang mengalami penyesuaian, apabila terdapat kebijakan penambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi. Jika penambahan dilakukan, pembagiannya akan disesuaikan secara proporsional dengan kuota nasional Indonesia.
“Kalau memang ada perubahan, misalnya penambahan kuota dari Arab Saudi, tentu akan menyesuaikan juga dengan kuota yang ada di Indonesia secara proporsional," terangnya.
Sementara itu, persiapan keberangkatan jamaah mulai menjadi perhatian mengingat jadwal pelaksanaan haji 2027 semakin dekat.
Baca Juga: Kuota Haji Sementara Kota Mataram 825 Jamaah
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah, jamaah Indonesia dijadwalkan mulai diberangkatkan menuju Madinah pada 11 April 2027.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




