Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Musim Haji 2027, NTB Kebagian 5.798 Kuota Jamaah

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Salah satu Jemaah Calon Haji menerima uang living cost, dari salah satu petugas saat berada di Asrama Haji Embarkasi Lombok, di Musim Haji 2026 ini. (YUYUN/LOMBOK POST)
Salah satu Jemaah Calon Haji menerima uang living cost, dari salah satu petugas saat berada di Asrama Haji Embarkasi Lombok, di Musim Haji 2026 ini. (YUYUN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Jamaah haji asal NTB mendapat kuota keberangkatan sebanyak 5.798 orang untuk musim haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan, kuota tersebut diperoleh setelah pemerintah menetapkan pembagian kuota haji nasional. 

“Alhamdulillah, untuk NTB dengan dikeluarkannya kuota nasional, mendapatkan kuota yang sama dengan tahun lalu sebanyak 5.798 jamaah,” jelasnya, Selasa (3/11).

Advertisement

Dari jumlah itu, Lombok Timur masih menjadi daerah dengan porsi jamaah terbanyak. Hal tersebut berdasarkan hasil verifikasi sementara, karena jumlah penduduknya lebih banyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di NTB. 

Meski demikian, pengelompokan kuota berdasarkan kategori jamaah masih dalam proses rekapitulasi. Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB telah memiliki data sementara, termasuk jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah kategori lunas tunda.

Advertisement

“Ada rekap sementara, sudah ada yang lansia, kemudian lunas tunda juga, cuma nggak bisa jelaskan data pastinya,” kata dia.

Amin menyebut, jumlah kuota tersebut masih berpeluang mengalami penyesuaian, apabila terdapat kebijakan penambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi. Jika penambahan dilakukan, pembagiannya akan disesuaikan secara proporsional dengan kuota nasional Indonesia. 

“Kalau memang ada perubahan, misalnya penambahan kuota dari Arab Saudi, tentu akan menyesuaikan juga dengan kuota yang ada di Indonesia secara proporsional," terangnya. 

Sementara itu, persiapan keberangkatan jamaah mulai menjadi perhatian mengingat jadwal pelaksanaan haji 2027 semakin dekat.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah, jamaah Indonesia dijadwalkan mulai diberangkatkan menuju Madinah pada 11 April 2027. 

Advertisement
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Biaya Haji 2027 Rp 107 Jutaan Namun CJH Cukup Bayar Rp 42 Jutaan, Kemenhaj Usulkan Komposisi 60 Persen Subsidi dan 40 Persen Tanggungan Jamaah

Biaya Haji 2027 Rp 107 Jutaan Namun CJH Cukup Bayar Rp 42 Jutaan, Kemenhaj Usulkan Komposisi 60 Persen Subsidi dan 40 Persen Tanggungan Jamaah

Komnas Haji Ingatkan Potensi ’’Bom Waktu’’. Kenaikan BPIH memang tidak bisa dihindari. "Karena situasi belakangan ini kan ekonomi global.

Biaya Haji 2027 Bisa Turun Drastis, Porsi Subsidi Bisa Sampai 60 Persen

Biaya Haji 2027 Bisa Turun Drastis, Porsi Subsidi Bisa Sampai 60 Persen

Kabar baik calon jamaah haji biaya bisa turun. Kemenhaj Sebut Usulan Sudah Disampaikan ke DPR. Tidak Ada Layanan Haji Kualitas D di Armuzna.

Pemerintah Kaji Proporsi Subsidi  60 Persen, Biaya Haji 2027 Berpeluang Turun

Pemerintah Kaji Proporsi Subsidi 60 Persen, Biaya Haji 2027 Berpeluang Turun

Kemenhaj usulkan subsidi nilai manfaat 60 persen agar beban biaya yang ditanggung jemaah haji 2027 dapat turun signifikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer