LombokPost – Tektok atau mendaki gunung dalam sehari, pulang-pergi tanpa menginap, banyak digemari akhir-akhir ini. Salah satu lokasi tektok yang banyak dikunjungi adalah Bukit Gedong di Sembalun, Lombok Timur.
Bukit Gedong selalu ramai pengunjung setiap hari. Di akhir pekan, bukit dengan ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini biasanya dipadati pengunjung hingga 24 jam.
Selain sebagai lokasi tektok, Top Puncak Bukit Gedong menjadi salah satu pilihan lokasi camping. Ada yang dating sendiri-sendiri, ada juga yang datang camping secara berkelompok.
“Pemandangan di Puncak Bukit Gedong luar biasa indah, Gunung Rinjani terlihat indah sekali,” kata Tika, seorang tektoker dari Mataram.
Ya, setelah berada di Top Puncak Bukit Gedong, Gunung Rinjani memang Nampak terlihat berdiri kokoh perkasa nan indah. Kalau kabut tidak tebal, pemandangan Gunung Rinjani menjadi background untuk berswafoto.
Perjalanan menuju Top Puncak Bukit Gedong dimulai dari pintu masuk yang berada di ketinggian 1.500 mdpl di Desa Sembalun Bumbung. Untuk sampai Top Puncak Bukit Gedong membutuhkan waktu 2-3 jam. Sementara perjalanan bolak-balik memerlukan waktu sekitar 4-5 jam.
Untuk mencapai top puncak, pengunjung harus melewati tiga pos. Pos 1 berada di area camping ground di tengah hutan Sembalun Bumbung.
Pos 2 berada di ketinggian 1.820 mdpl yang bernama Gerbang Ratu. Pos 2 memiliki ciri khas dua buah pohon raksasa yang berdiri kokoh menjulang di antara pepohonan di tengah pohon.
Biasanya, pengunjung memilih berhenti lebih lama di Gerbang Ratu, untuk memulihkan tenaga, sebelum melanjutkan perjalanan. Lokasi ini juga menjadi rebutan untuk berswafoto, terutama di antara dua pohon raksasa, yang seolah-olah menjadi pintu gerbang menuju Top Puncak Bukit Gedong.
Selanjutnya Pos 3 berada di ketinggian 2.020 mdpl. Biasanya perjalanan dari pos 2 ke pos 3 ditempuh dalam waktu 1-2 jam. Pos 3 merupakan pos terakhir.
Tetapi satu lagi yang harus dilewati sebelum sampai top puncak, yaitu Pelawangan Gedong di ketinggian 2.040 mdpl. Untuk mencapai Pelawangan, dibutuhkan tenaga cukup ekstra karena harus melewati tanjakan terjal yang cukup menantang.
Dari Pelawangan, pengunjung harus mengambil jalan ke kiri melewati satu tanjakan lagi untuk mencapai Top Puncak Bukit Gedong.Sebentar dulu, di Pelawangan, pemandangannya begitu indah. Hampir semua area terlihat menyegarkan mata. Bisa melihat pemandangan lembah dan perbukitan, termasuk kerucut Bukit Anak Dara.
“Aduh lutut ini udah gemetaran, tapi asyik,” kata Wulan, tektoker lainnya, setelah sampai di Top Puncak Bukit Gedong, beberapa waktu lalu.(*)
Editor : Marthadi