Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

RS Mandalika Genap 4 Tahun, Layanan dan Fasilitas Terus Bertambah

Kimda Farida • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13:56 WIB
TINGKATKAN PELAYANAN: RS Mandalika berusaha menggandeng BPJS Kesehatan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Didit/Lombok Post)
TINGKATKAN PELAYANAN: RS Mandalika berusaha menggandeng BPJS Kesehatan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Didit/Lombok Post)

LombokPost--Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB genap berusia empat tahun.

Mengusung tema,“Wujudkan layanan kesehatan yang paripurna untuk NTB yang makmur dan mendunia”, perayaan tahun ini diisi tiga agenda besar, yakni seminar, peresmian gedung baru, dan bakti sosial.

Direktur RS Mandalika dr Oxy Tjahjo Wahjuni mengatakan, rangkaian dimulai dengan seminar dan sharing session tentang dampak perkawinan usia dini terhadap kesehatan reproduksi dan mental, Rabu (13/8) di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah. Gubernur NTB dijadwalkan hadir sebagai keynote speaker.

“Agenda kedua adalah peresmian gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang rencananya digelar akhir Agustus. Lalu kami juga memberikan santunan kepada 70 pekerja kebersihan, CS, dan security rumah sakit,” kata Oxy, Jumat (8/8).

Baca Juga: Tim Medis RS Mandalika Siaga di FORNAS VIII NTB, Dapat Apresiasi dari Gubernur

Selain itu, RS Mandalika berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi NTB dalam kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Meski baru empat tahun sejak mengantongi izin operasional, RS Mandalika mencatat berbagai pencapaian.

Status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diraih awal 2023, diikuti akreditasi paripurna dan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

RS Mandalika juga menjalin kemitraan dengan sejumlah asuransi nasional maupun internasional, termasuk Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dari sisi layanan, jumlah dokter spesialis meningkat dari empat orang menjadi 14 dokter spesialis dan tiga subspesialis.

“Kami menambah layanan sesuai kebutuhan, termasuk rencana pembukaan klinik nyeri,” ujarnya.

Fasilitas rawat inap kini memiliki gedung KRIS berkapasitas 64 tempat tidur. Tahun ini akan dibuka poliklinik khusus TB Paru dan TB DOT.

Peralatan medis juga terus bertambah, dari peralatan dasar hingga alat canggih seperti CT scan, C-arm, bronkoskopi, endoskopi, dan EEG.

Target jangka menengah, kapasitas tempat tidur ditingkatkan menjadi 200 unit, sehingga RS Mandalika bisa naik kelas menjadi tipe B pada 2027–2028.

Oxy menegaskan, visi RS Mandalika adalah menghadirkan layanan kesehatan paripurna, tidak hanya menyembuhkan penyakit fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental, emosional, dan spiritual pasien.

“Kalau hanya sehat fisik belum cukup untuk produktif. Kami ingin masyarakat NTB sehat lahir batin sehingga mampu mewujudkan keluarga yang kuat dan mendidik generasi emas di masa depan,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
#Rumah Sakit Mandalika #RS Mandalika #dr Oxy Tjahjo Wahjuni #NTB