Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketika Otak Kehabisan Jalan: Stroke Infark dan Moyamoya Disease

H
Penulis: Hamdani Wathoni❯
Grafis Moyamoya Desease
Grafis Moyamoya Disease

Advertisement

 

 

Perspektif Ahli Bedah Saraf tentang Penyakit Langka yang Memerlukan Jalan Baru bagi Aliran Darah Otak

Advertisement

Oleh: Dr. dr. Rohadi, Sp.BS Subsp. N-Onk (K), S.H., M.H.(Kes), M.Med.Ed
Ahli Bedah Saraf RSUD Prov NTB/FKIK Universitas Mataram

Stroke infark selama ini lebih sering dipahami masyarakat sebagai akibat sumbatan pembuluh darah karena aterosklerosis, hipertensi, diabetes, gangguan irama jantung, atau berbagai faktor risiko vaskular lain.

Pemahaman itu tidak salah, tetapi belum lengkap. Ada sekelompok pasien—termasuk mereka yang relatif muda dan bahkan tidak memiliki faktor risiko klasik—yang mengalami serangan iskemik berulang karena pembuluh darah utama otaknya menyempit secara progresif.

Advertisement

Salah satu penyebab yang penting, meskipun jarang, adalah moyamoya disease. Bagi seorang ahli bedah saraf, penyakit ini mengingatkan kita bahwa pada sebagian pasien stroke, persoalannya bukan sekadar “menghilangkan sumbatan”, melainkan bagaimana memastikan otak memperoleh jalan baru untuk mendapatkan darah.

Nama moyamoya berasal dari bahasa Jepang yang menggambarkan penampakan pembuluh kolateral halus pada angiografi seperti “kepulan asap”. Gambaran tersebut sebenarnya merupakan bentuk perjuangan otak mempertahankan kehidupannya.

Ketika bagian terminal arteri karotis interna dan cabang-cabang utamanya mengalami penyempitan atau oklusi progresif, tubuh membentuk jaringan pembuluh darah kecil sebagai jalur alternatif.

Sayangnya, kolateral ini tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan metabolik otak dan sebagian bersifat rapuh. Karena itu, moyamoya dapat tampil dalam dua wajah yang sama-sama berbahaya: iskemia atau stroke infark akibat kurangnya aliran darah, serta perdarahan otak akibat pecahnya pembuluh kolateral yang rentan.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Herma Desak Pemkot Tegakkan Perda Terhadap Pelanggaran Fasilitas Kesehatan

Herma Desak Pemkot Tegakkan Perda Terhadap Pelanggaran Fasilitas Kesehatan

Usut dugaan aborsi RS swasta, Anggota DPRD Herman desak sanksi kelembagaan Perda & LPA kawal jalur etik.

BPJS Kesehatan Cabang Selong Masuk 10 besar Kantor Cabang Terbaik CX126

BPJS Kesehatan Cabang Selong Masuk 10 besar Kantor Cabang Terbaik CX126

Kantor BPJS Cabang Selong berhasil memasuki posisi 10 besar kategori Kantor cabang terbaik dalam pelayanan kepada peserta JKN

Dipuji Lembaga Dunia WSO! Kader Kesehatan di Mataram Jadi Kunci Utama Selamatkan Pasien Stroke

Dipuji Lembaga Dunia WSO! Kader Kesehatan di Mataram Jadi Kunci Utama Selamatkan Pasien Stroke

Kader posyandu Mataram dipuji WSO sebagai detektor awal stroke, RSUD Ruslan perkuat rantai rujukan ambulans.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer