Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa UMMAT Siap Jadi Penggerak Program Zero Waste dan NTB Hijau

W
Penulis: Wahyu Prihadi❯
MITRA STRATEGIS: Pihak UMMAT dan Dinas LHK NTB usai pembahasan konsep perjanjian untuk implementasi NTB hijau dan program zero waste, Rabu (30/12).
MITRA STRATEGIS: Pihak UMMAT dan Dinas LHK NTB usai pembahasan konsep perjanjian untuk implementasi NTB hijau dan program zero waste, Rabu (30/12).
MATARAM-Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, dalam implementasi program Pemprov NTB.

”Beberapa program unggulan yang dibahas antara lain NTB Hijau, NTB Zero Waste, dan Bank Sampah,” kata Ketua Biro Kerja sama, Kemahasiswaan, Humas dan Protokoler UMMAT Lukman, pada Lombok Post, Sabtu (2/1).

Kerja sama dibangun antara kedua belah pihak, ditandai dengan pembahasan konsep perjanjian. Diikuti perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMMAT dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UMMAT. Tak ketinggalan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), juga Pemuda Muhammadiyah, di Dinas LHK NTB, Rabu (30/12).

”Kegiatan ini sudah kami awali dengan tanda tangan nota kesepahaman, pada tahun 2019 dan akan berlangsung hingga 2023 mendatang,” jelasnya.

Dengan kerja sama ini, memberi peluang Pemprov NTB memanfaatkan kampus sebagai mitra strategis.

”Karena kegiatan edukasi semacam ini dilakukan, demi memenuhi catur dharma perguruan tinggi,” tegas pria bergelar doktor ini.

NTB Zero Waste merupakan program Pemprov NTB, dengan mengedepankan pengelolaan sampah sebagai sumber daya. Berbasis pengurangan jumlah sampah, daur ulang, penggunaan kembali sampah, dan konsep ekonomi sirkuler.

Sedangkan NTB Hijau adalah upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengembalikan fungsi hutan yang selama ini gundul.

”Nantinya gerakan edukasi yang UMMAT lakukan ini, akan dipelopori oleh para mahasiswa,” pungkasnya.

Presiden Mahasiswa UMMAT Imansyah mengatakan sangat antusias, mengikuti kegiatan. ”Kami dari BEM berharap kerja sama ini akan terjaga,” ujar dia.

Diterangkan, mahasiswa yang merupakan generasi muda berperan sebagai agent of change. ”Itu yang membuat kami bersemangat untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Koordinator Komisariat IMM Ainul Muwaris mengatakan, kerja sama ini sangat sesuai dengan tri kompetensi organisasi IMM.

”Program ini dapat menjadi wadah bagi kami untuk mengamalkan tri kompetensi IMM, dan tentu saja kami akan terlibat demi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya. (yun/r9/*)

 

 

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Delegasi UMMAT Borong 17 Penghargaan di Ahmad Dahlan International Youth Camp 2026

Delegasi UMMAT Borong 17 Penghargaan di Ahmad Dahlan International Youth Camp 2026

Sepuluh mahasiswa UMMAT meraih 17 penghargaan di ADIYC 2026 di Malang, mulai dari FGD, poster digital hingga penampilan budaya.

Aksi Bersih Pantai Kuranji, Mahasiswa PPG Ummat Temukan Limbah Popok Bayi

Aksi Bersih Pantai Kuranji, Mahasiswa PPG Ummat Temukan Limbah Popok Bayi

29 mahasiswa PPG Ummat bersih-bersih Pantai Kuranji, Lombok Barat, dan menemukan sampah rumah tangga hingga limbah popok bayi.

UMMAT Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UMMAT Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UMMAT menyalurkan 500 paket sembako bagi korban gempa di Manggarai Barat dan Manggarai Timur, NTT, melalui aksi kemanusiaan pada 12–20 Oktob

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer