Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendiktisaintek Ajak Unram Perkuat Sinergi Riset dan Industri untuk Kemajuan Bangsa

A
Penulis: Ali Rojai❯
Rektor Unram Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo menyerahkan cinderamata kepada  Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto, Ph.D (tengah) pada kuliah umum di  Ruang Sidang Senat Rektorat Unram, Sabtu (8/11).
Rektor Unram Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo menyerahkan cinderamata kepada Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto, Ph.D (tengah) pada kuliah umum di Ruang Sidang Senat Rektorat Unram, Sabtu (8/11).

LombokPost- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. mengajak Universitas Mataram (Unram) memperkuat sinergi riset dan industri sebagai langkah strategis membangun ekonomi nasional berbasis sains dan teknologi.


Advertisement

Ajakan itu disampaikan Prof. Brian dalam kuliah umum di Ruang Sidang Senat Rektorat Unram, Sabtu (8/11).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Senat, jajaran pimpinan rektorat, para dekan, kepala lembaga, hingga puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam kesempatan itu, Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto menegaskan bahwa riset di kampus tidak boleh berhenti di laboratorium atau publikasi jurnal semata.

Advertisement

Menurutnya, hasil riset harus dikembangkan menjadi inovasi teknologi yang bisa diterapkan langsung oleh dunia industri.

“Kampus harus menjadi penggerak ekonomi bangsa. Inovasi tidak boleh berhenti di laboratorium. Kolaborasi dengan industri adalah keharusan agar riset memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Brian.

Didampingi Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani dan Rektor Unram Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, Prof. Brian mencontohkan negara seperti Jepang, Jerman, dan Korea Selatan yang mampu tumbuh pesat berkat kolaborasi erat antara universitas dan sektor industri.

Advertisement

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi berbasis sains dan teknologi jika perguruan tinggi seperti Unram dapat mengoptimalkan sumber daya manusia unggul yang dimilikinya.

“Peran perguruan tinggi seperti Unram sangat penting. SDM unggul dari kampus adalah ujung tombak inovasi dan kemajuan bangsa,” tegas Prof. Brian.

Selain menyoroti pentingnya sinergi riset dan industri, Prof. Brian juga memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa agar terus semangat belajar dan berani berinovasi.

Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang kreatif dan pantang menyerah.

“Mahasiswa harus berani bermimpi besar dan berinovasi. Jangan berhenti belajar, karena perubahan besar lahir dari keberanian untuk mencoba,” pesan Prof. Brian.

Kuliah umum Mendiktisaintek di Unram ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika untuk memperkuat komitmen riset produktif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi. Sinergi antara kampus dan industri diharapkan mampu melahirkan inovasi yang mendorong kemajuan bangsa Indonesia.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perkuat Industri Elektronik, Kemenperin Dorong Penguatan Komponen Lokal dan Rantai Pasok

Perkuat Industri Elektronik, Kemenperin Dorong Penguatan Komponen Lokal dan Rantai Pasok

Industri elektronik nasional terus melaju. Pada kuartal II 2026, sektor barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan list

Pabrik Garam di Bima Merugi, Produksi Hanya Saat Ada Pesanan

Pabrik Garam di Bima Merugi, Produksi Hanya Saat Ada Pesanan

Pabrik garam Bima terus merugi akibat minim pesanan, Dislutkan NTB mendorong pengelolaan profesional melalui keterlibatan pihak ketiga.

BRIN Kucurkan Dana Riset Rp2 Triliun, Industri Baru Serap Rp12 Miliar, Pelaku Usaha Diajak Lebih Aktif Berkolaborasi

BRIN Kucurkan Dana Riset Rp2 Triliun, Industri Baru Serap Rp12 Miliar, Pelaku Usaha Diajak Lebih Aktif Berkolaborasi

BRIN menyalurkan dana riset Rp2 triliun untuk 1.900 penelitian dan mengajak sektor industri memanfaatkan skema kolaborasi riset.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer