Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengisian Kepala Sekolah SMA/SMK Definitif di NTB Ditargetkan Rampung Februari

A
Penulis: Ali Rojai❯
Sejumlah masyarakat saat mendaftarkan anaknya di SMAN 1 Mataram, belum lama ini. Jabatan kasek yang lowong akan terisi Februari.
Sejumlah masyarakat saat mendaftarkan anaknya di SMAN 1 Mataram, belum lama ini. Jabatan kasek yang lowong akan terisi Februari.

LombokPost - Teka-teki pengisian jabatan kepala sekolah (kasek) di NTB mulai menemui titik terang. Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) NTB melakukan percepatan pengisian jabatan kasek untuk menggantikan pelaksana tugas (Plt) yang telah menjabat cukup lama. Targetnya, pengisian kasek di NTB tuntas pada Februari mendatang.


Advertisement

Langkah percepatan ini diambil menyusul perubahan nomenklatur dan penggabungan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTB. Hal ini sebelumnya sempat menghambat penempatan kasek definitif.

Sekretaris Disdikpora NTB Arifin menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 54 jabatan kasek yang kosong. Kekosongan terjadi karena pejabat sebelumnya pensiun atau belum ada pengganti definitif.

“Dari 54 posisi kepala sekolah kosong itu, 18 orang sudah dinyatakan lulus seleksi calon kepala sekolah (cakep) dan siap untuk ditempatkan,” ujar Arifin.

Advertisement

Sisa jabatan lainnya akan segera dipenuhi melalui proses seleksi lanjutan sembari menunggu arahan Gubernur NTB setelah seluruh rangkaian pelantikan pejabat pascapenggabungan OPD rampung.

Arifin mengakui pengisian kasek sempat tersendat akibat transisi regulasi pemerintah pusat. Dampaknya, banyak sekolah dipimpin Plt kasek dalam waktu lama.

“Bahkan ada Plt kepala sekolah yang menjabat lebih dari dua tahun, padahal secara aturan, masa jabatan Plt seharusnya hanya sementara,” jelas Arifin.

Advertisement

Kondisi ini dinilai memengaruhi kinerja manajerial sekolah karena kewenangan Plt kasek terbatas dibandingkan kasek definitif.

Mengejar target tuntas Februari, Disdikpora NTB telah bersurat kepada Gubernur guna meminta arahan percepatan. Salah satu opsi yang disiapkan adalah seleksi tanpa melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) di tahap awal.

“Kalau menggunakan pola tanpa pelatihan di awal, proses seleksinya bisa jauh lebih cepat, mungkin sekitar dua minggu. Pelatihannya bisa menyusul,” kata Arifin.

Namun, pola ini berkonsekuensi pada pembatasan masa jabatan kasek menjadi satu periode atau empat tahun. Meski dipercepat, Arifin menegaskan pengisian kasek tetap mengikuti aturan kementerian dan mengantongi izin pemerintah pusat agar legalitas kasek yang dilantik Gubernur tetap aman secara hukum.

“Kami berharap dengan hadirnya kepala sekolah definitif, kualitas manajerial sekolah kembali optimal,” pungkasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekda Loteng Sebut Ratusan Sekolah tanpa Kasek Definitif

Sekda Loteng Sebut Ratusan Sekolah tanpa Kasek Definitif

Pemkab Loteng menyiapkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengatasi kekosongan kepala sekolah (kepsek) definitif di 300an sekolah

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tingkatkan Kesiapsiagaan di Tingkat Tapak, Satpol PP NTB Gelar Pelatihan Kapasitas Satlinmas di Desa

Tingkatkan Kesiapsiagaan di Tingkat Tapak, Satpol PP NTB Gelar Pelatihan Kapasitas Satlinmas di Desa

Satpol PP NTB gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Anggota Satlinmas di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur Senin (6/10)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer