Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MTsN 1 Mataram Uji Coba Ujian Berbasis Android, Hemat Anggaran 70 Persen dan Nilai Langsung Keluar

A
Penulis: Ali Rojai❯

Kepala MTsN 1 Mataram H Muhammad Salahuddin memantau pelaksanaan uji coba ujian berbasis android di madrasah setempat, Selasa (24/2). Madrasah uji coba ujian berbasis android, hemat anggaran 70 persen
Kepala MTsN 1 Mataram H Muhammad Salahuddin memantau pelaksanaan uji coba ujian berbasis android di madrasah setempat, Selasa (24/2). Madrasah uji coba ujian berbasis android, hemat anggaran 70 persen


Advertisement

LombokPost- Uji coba ujian berbasis android di MTsN 1 Mataram mendapat respons positif dari ratusan siswa. Uji coba ini menjadi bagian dari percepatan transformasi digital di lingkungan madrasah. Selain dinilai lebih praktis, sistem ini juga mampu menekan biaya operasional secara signifikan.

Dalam pelaksanaannya, siswa tidak lagi menggunakan kertas dan pensil. Mereka memanfaatkan smartphone berbasis android masing-masing atau tablet yang disediakan sekolah. Soal ujian diakses melalui aplikasi khusus atau platform Computer Based Test (CBT) yang terintegrasi dengan server madrasah.

Untuk menjaga integritas ujian, pihak sekolah menerapkan sistem keamanan ketat menggunakan aplikasi seperti Exambro dan Safe Exam Browser.

Advertisement

Fitur pengamanannya cukup lengkap. Mulai dari Anti-Screenshot yang mencegah siswa mengambil tangkapan layar, Dual-Window Block yang mendeteksi jika peserta membuka aplikasi lain atau mesin pencari, hingga Deteksi Notifikasi yang dapat menghentikan ujian apabila muncul gangguan dari luar sistem.

Kepala MTsN 1 Mataram Muhammad Salahuddin yang memantau langsung uji coba tersebut menjelaskan, sistem ini mampu memangkas biaya operasional hingga 70 persen. Penghematan terbesar berasal dari pengurangan biaya cetak soal dan distribusi kertas.

“Uji coba ujian berbasis android ini bukan sekadar mengikuti tren digital. Ini soal efisiensi dan transparansi. Guru tidak perlu lagi mengoreksi ribuan lembar jawaban secara manual, dan nilai bisa langsung diketahui siswa secara real-time setelah menekan tombol selesai,” ujar Salahuddin.

Advertisement

Keunggulan lain dari sistem ini adalah hasil evaluasi yang lebih cepat dan akurat. Sistem secara otomatis merekap nilai sehingga meminimalkan kesalahan koreksi.

Meski pelaksanaan uji coba berjalan lancar, Salahuddin mengakui masih ada sejumlah kendala teknis yang perlu disempurnakan sebelum diterapkan pada ujian utama. Evaluasi akan dilakukan agar sistem semakin stabil dan siap digunakan secara penuh.

Dengan langkah ini, Salahuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi pendidikan melalui penerapan sistem yang efisien, transparan, dan ramah lingkungan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Nurhidayah, Siswi MTsN 1 Mataram Raih Juara II Olimpiade Bahasa Arab, Bukti Pembinaan Akademik Berprestasi

Nurhidayah, Siswi MTsN 1 Mataram Raih Juara II Olimpiade Bahasa Arab, Bukti Pembinaan Akademik Berprestasi

Nurhidayah, Siswi MTsN 1 Mataram meraih Juara II Olimpiade Bahasa Arab tingkat kota, memperkuat prestasi dan pembinaan akademik madrasah.

Maziani Arafat Raih Juara III Olimpiade Bahasa Arab, MTsN 1 Mataram Kembali Torehkan Prestasi

Maziani Arafat Raih Juara III Olimpiade Bahasa Arab, MTsN 1 Mataram Kembali Torehkan Prestasi

Maziani Arafat, siswa MTsN 1 Mataram, meraih Juara III Olimpiade Bahasa Arab ke-9 tingkat kabupaten dan mengharumkan madrasah.

379 Siswa MTsN 1 Mataram Dilepas, Raih 349 Prestasi hingga Tingkat Internasional

379 Siswa MTsN 1 Mataram Dilepas, Raih 349 Prestasi hingga Tingkat Internasional

MTsN 1 Mataram melepas 379 siswa kelas IX dengan torehan 349 prestasi dari tingkat internasional hingga daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer