
LombokPost--Rangkaian Pekan Cinta Rasul di SDIT Anak Sholeh Mataram resmi berakhir, Jumat (28/8).
Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan itu menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengenalkan nilai budaya Sasak kepada para siswa.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah tradisi Bedulang.
Para siswa bersama wali murid menikmati hidangan secara bersama-sama, dalam suasana hangat yang mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong.
Ustadz Heri, salah seorang pengajar SDIT Anak Sholeh Mataram, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan dan partisipasi para wali murid serta berbagai pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini, khususnya dalam menyajikan hidangan Bedulang,” ujarnya.
Menurutnya, Bedulang bukan sekadar tradisi makan bersama.
Baca Juga: Sembalun Kebagian Limpahan Penonton MotoGP
Lebih dari itu, tradisi tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak tentang pentingnya kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan penghargaan terhadap budaya lokal.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan pada salah satu kekayaan adat dan budaya masyarakat Sasak, Lombok.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




