
LombokPost- Peluang kerja ke luar negeri terbuka bagi lulusan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) bidang perhotelan LPKN Training Center Mataram. Sebanyak 30 peserta dinyatakan lulus 100 persen setelah menjalani pelatihan intensif selama 2,5 bulan. Dari jumlah tersebut, 25 peserta telah mengantongi kontrak kerja resmi, sedangkan lima lainnya masih menunggu proses penerbitan kontrak.
Capaian ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan tenaga kerja asal NTB agar mampu bersaing di pasar kerja internasional. Namun, keterampilan perhotelan bukan satu-satunya bekal yang dibutuhkan. Etika, karakter, kedisiplinan, dan sikap profesional juga menjadi perhatian dalam pembentukan calon pekerja migran.
Hal tersebut mengemuka dalam penutupan program PKK LPKN Training Center Mataram di Hotel Prime Plaza, Rabu (21/10). Program yang mendapat dukungan bantuan Direktorat Kursus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun Anggaran 2026 itu diharapkan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat NTB.
Direktur LPKN Training Center Mataram Naktika Sari Dewi menjelaskan, para peserta mendapatkan pelatihan dalam empat bidang utama industri perhotelan. Meliputi housekeeping, food and beverage (F&B) service, F&B product, serta front office.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya mengasah keterampilan teknis atau hard skill. Mereka juga memperoleh pembekalan character building, persiapan bekerja ke luar negeri, hingga pengalaman melalui kunjungan industri.
Menurut Dewi, pembekalan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan lulusan PKK LPKN Mataram siap menghadapi kebutuhan industri perhotelan. Terlebih, peluang kerja di luar negeri menuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar perusahaan.
Hasil uji kompetensi menunjukkan seluruh peserta berhasil lulus. Sementara dalam proses penempatan kerja, sebanyak 25 lulusan telah mengantongi kontrak resmi melalui kemitraan dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Lima peserta lainnya masih menyelesaikan proses penerbitan kontrak.
“Dari total 30 peserta, sebanyak 25 orang telah mengantongi kontrak kerja resmi, sedangkan lima orang lainnya kini sedang menyelesaikan proses penerbitan kontrak,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut memperlihatkan potensi pelatihan kerja dalam memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Program PKK LPKN Mataram juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus membantu menekan angka pengangguran di NTB melalui penyiapan tenaga kerja terampil.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




