
LombokPost- Temuan audit pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terus berulang menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.
Disdik mulai menyiapkan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah (kasek) yang memiliki catatan buruk dalam pengelolaan anggaran pendidikan.
Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bakal menjadi salah satu indikator penting dalam pemetaan dan penempatan jabatan kasek.
Catatan administrasi hingga kepatuhan terhadap aturan pengelolaan dana BOS akan menjadi bahan pertimbangan.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menegaskan, hasil evaluasi tidak menutup kemungkinan berdampak pada pergeseran jabatan kasek.
“Kepala sekolah yang dinilai berkinerja kurang baik terancam dipindahkan ke sekolah yang membutuhkan pembenahan manajemen,” ujar Yusuf.
Menurutnya, evaluasi kinerja kasek tidak hanya menyangkut capaian pengelolaan pendidikan, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan sekolah secara tertib dan bertanggung jawab.
Sebab, dana BOS merupakan anggaran negara yang penggunaannya harus sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, seluruh kasek diminta segera melakukan pemetaan manajemen risiko untuk mengidentifikasi potensi kesalahan administrasi maupun penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS sejak awal.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




