
LombokPost- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Selaparang menggelar Workshop Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bagi 60 guru di SMPN 6 Mataram. Pelatihan yang berlangsung pada 4–11 November ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru menciptakan pembelajaran yang kreatif, interaktif, sekaligus mendorong kemampuan berpikir kritis siswa.
Ketua PGRI Selaparang Achmad Jauhari mengatakan, workshop ini menjadi salah satu langkah organisasi dalam memperkuat kompetensi dan profesionalisme guru. Terlebih, perkembangan teknologi digital menuntut tenaga pendidik terus belajar dan berinovasi.
“Kunci mencetak generasi masa depan yang adaptif dan berdaya saing global berada di tangan guru yang terus belajar dan berinovasi,” ujar Jauhari.
Menurutnya, guru tidak lagi cukup hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga harus mampu membimbing siswa agar berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan terampil memecahkan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pendekatan STEM, empat bidang ilmu, yakni sains, teknologi, teknik, dan matematika, diintegrasikan untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif, aplikatif, dan menyenangkan.
Untuk mendukung efektivitas pelatihan, workshop ini menerapkan pola in-on yang terdiri atas dua kali sesi in dan empat kali sesi on. Skema ini dirancang untuk memperkuat pemahaman sekaligus memberikan ruang bagi guru dalam menerapkan praktik pembelajaran di sekolah masing-masing.
Jauhari mengapresiasi antusiasme para peserta. Dia juga berharap narasumber dapat memberikan pendampingan, wawasan baru, serta berbagi praktik baik yang dapat diterapkan di ruang kelas.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Mataram Imam Purwanto mengatakan, pendekatan yang diperkenalkan dalam workshop juga diperkaya dengan unsur seni atau art. STEM yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu agar proses belajar lebih komprehensif dan interaktif.
“Melalui workshop ini, para peserta diharapkan mampu membimbing murid agar memiliki daya pikir dan penalaran kritis dalam menyerap materi pelajaran,” kata Imam.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




