LombokPost- Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, SMPN 11 Mataram terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pembelajaran melalui Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS).
Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kepala sekolah menjalankan tugasnya secara profesional dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan.
PKKS di SMPN 11 Mataram dilakukan oleh Pengawas Manajerial Disdik Kota Mataram. Proses penilaian ini merupakan tahap akhir dalam evaluasi kinerja kepala sekolah dan terintegrasi langsung dengan Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Dalam pelaksanaan PKKS dan PMM terdapat tiga peran utama. Yakni, kepala sekolah sebagai pegawai, kepala Dinas Pendidikan sebagai pejabat penilai kinerja, serta pengawas sebagai anggota tim penilai.
Ketiganya bekerja sama untuk meningkatkan efektivitas manajerial kepala sekolah di lapangan.
Kepala SMPN 11 Mataram Azizudin menuturkan, pencapaian sekolah berdasarkan rapor pendidikan tahun sebelumnya.
Ia menyebutkan, ada peningkatan dalam kemampuan literasi dan numerasi, meski masih dibutuhkan intervensi khusus dalam kualitas pembelajaran.
“Kami terus berbenah. Iklim keamanan sekolah, kebhinekaan, dan penguatan karakter sudah baik. Tapi kualitas pembelajaran tetap harus ditingkatkan,” ujar Aziz.
Ia menambahkan, pelaksanaan PKKS rutin akan dijadikan pijakan untuk merumuskan strategi pengembangan sekolah.
Tujuannya, memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah, termasuk dalam optimalisasi akses PMM serta mendorong terbentuknya komunitas belajar aktif di internal sekolah.
“Kami menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan dan terukur,” tandasnya.*
Editor : Prihadi Zoldic