LombokPost – Keluarga besar MIN 3 Mataram menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari dengan riang gembira.
Sekolah menggelar peringatan Nisfu Sya'ban dan Tarhib Ramadan yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim dan lansia, Rabu (4/2).
"Kami keluarga besar MIN 3 Mataram ingin mempersiapkan diri dengan totalitas dalam menyambut bulan suci Ramadan," kata Sekolah MIN 3 Mataram Khaerun Nisak.
Acara yang berlangsung di halaman sekolah itu tidak hanya dihadiri para siswa dan guru. Tapi juga para wali murid dan warga sekitar sekolah.
Puluhan paket sembako dan santunan dibagikan ke anak yatim dan para lansia.
"Ini juga sekaligus menjadi momen silaturahmi antara guru dan wali murid. Inilah bentuk kebersamaan dan kolaborasi kami dalam mendidik anak-anak," ujar Nisak.
Disampaikan, pemberian santunan kepada anak yatim dan lansia juga bagian dari pendidikan karakter ke siswa.
Sehingga pendidikan tidak hanya berupa kegiatan belajar mengajar di ruang kelas, tapi berbuat baik kepada orang lain juga bagian dari ibadah.
"Ini membentuk karakter dan empati anak-anak kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan," jelas Khaerun Nisak.
Kegiatan tersebut diiringi dengan pengajian yang disampaikan oleh Habib Hasan Bin Zein Alaydrus. Dalam paparannya, Habib Hasan Bin Zein Alaydrus mengaku sangat beruntung bisa hadir di MIN 3 Mataram.
Sebab itu menjadi momentum dalam memupuk kesiapan menyambut Ramadan.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Siswa dan siswi MIN 3 Mataram adalah generasi yang cinta bulan suci," ujar Habib Hasan.
Disampaikan, Ramadan merupakan bulan yang dihormati oleh para Nabi. Sehingga sangat wajar apabila generasi penerus saat ini untuk mempersiapkan diri dalam menyambut puasa Ramadan
"Sekedar kita senang dan gembira saja menyambut Ramadan, maka Allah SWT tukar dengan ganjaran yang sangat besar. Yaitu kita tidak tersentuh tubuh kita dari jilatan api neraka," ujarnya.
Habib Hasan juga sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh keluarga besar MIN 3 Mataram.
Meski sempat hujan deras mengguyur Kota Mataram pagi kemarin, tapi acara tetap berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Ahmad Sa'diah mewakili Kanwil Kemenag Provinsi NTB mengapresiasi kegiatan itu.
Ia menghimbau kepada para guru dan tenaga pendidik dilingkup MIN 3 Mataram untuk menjaga silaturrahmi kepada warga sekitar untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.
"Pandai-pandai jaga silaturahmi, karena berada dilingkungan masyarakat, dan terus tingkatkan kebersamaan bersama masyarakat," paparnya.
Editor : Akbar Sirinawa