LombokPost- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram (Unram) mengklarifikasi isu video asusila viral yang sempat dikaitkan dengan mahasiswa KKN Unram di Lombok Timur.
LPPM Unram menegaskan, video asusila viral tersebut bukan mahasiswa Unram dan tidak ada hubungan dengan mahasiswa KKN Unram di Lombok Timur.
Klarifikasi resmi itu disampaikan Kepala Humas Unram Dr Khairul Umam melalui Pusat Layanan KKN LPPM Unram.
Penegasan ini sekaligus merespons informasi yang telanjur beredar luas di media sosial dan menyeret nama mahasiswa KKN.
Dalam klarifikasinya, LPPM Unram menyampaikan tiga poin penting. Pertama, mahasiswa KKN di Desa Lenek beserta Dosen Pembimbing Kegiatan (DPK) telah dipanggil oleh Pusat Pengelola KKN LPPM Unram dan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unram untuk dimintai keterangan terkait video yang beredar.
Kedua, hasil pemeriksaan para pihak telah memastikan bahwa video yang beredar bukan mahasiswa Unram dan tidak ada kaitannya dengan mahasiswa KKN Unram di Kabupaten Lombok Timur.
Penegasan ini menjadi jawaban atas rumor yang sempat mengaitkan video asusila viral dengan mahasiswa KKN.
Ketiga, mahasiswa bersangkutan sedang dalam pendampingan pusat pengelola KKN LPPM Unram dan Satgas PPKS Unram dalam rangka pemulihan psikologis akibat pemberitaan yang tidak benar tersebut.
“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan media untuk tidak mengambil kesimpulan berdasarkan data yang belum terverifikasi dari sumbernya,” tukas Khairul.
LPPM Unram juga mengingatkan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Sebab, isu video asusila viral yang disangkutpautkan dengan mahasiswa KKN Unram di Lombok Timur dapat menimbulkan stigma dan berdampak serius pada psikologis mahasiswa.
Khairul kembali menegaskan bahwa video asusila viral yang beredar bukan mahasiswa KKN Unram di Lombok Timur, dan seluruh pihak diminta menghormati proses klarifikasi serta menjaga etika dalam menyebarkan informasi.
Editor : Kimda Farida