LombokPost- Universitas Mataram (Unram) memperkuat kolaborasi internasional riset terumbu karang bersama Tara Ocean Foundation dan Embassy of France in Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Unram memperluas jejaring global sekaligus memperkuat konservasi terumbu karang di kawasan Coral Triangle.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor, Kamis (19/2), menandai komitmen bersama dalam pengembangan riset terumbu karang melalui ekspedisi ilmiah bertajuk Tara Coral Expedition.
Ekspedisi ini berfokus pada ketahanan ekosistem terumbu karang di kawasan Coral Triangle yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unram Prof. Akmaluddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ms. Aliénor Bourdais dan Ms. Yasmeen Dridi. Menurutnya, kolaborasi riset terumbu karang ini relevan di tengah ancaman degradasi ekosistem laut global.
“Di tengah penurunan ekosistem terumbu karang dunia, riset terumbu karang yang menyoroti ketahanan alami di Coral Triangle sangat penting untuk merumuskan strategi konservasi yang efektif,” ujar Prof. Akmaluddin
Ms. Aliénor Bourdais menjelaskan kapal riset schooner Tara telah memulai misi Tara Coral Expedition untuk mengungkap faktor-faktor yang membuat terumbu karang di Coral Triangle relatif lebih stabil dibanding wilayah lain.
Saat banyak terumbu karang global mengalami degradasi, kawasan Coral Triangle menunjukkan ketahanan yang unik. Riset ini melibatkan sekitar 40 laboratorium dari 18 negara, dengan dukungan institusi lokal seperti University of Papua, Sea Change Indonesia, dan Blue Alliance.
Tara Ocean Foundation berharap Unram dapat bergabung dalam konsorsium ilmiah internasional tersebut guna memperkuat kapasitas akademik dan kontribusi Indonesia dalam riset terumbu karang global.
Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah pesisir dengan kekayaan biodiversitas laut, Unram selama ini konsisten menjadikan riset kelautan dan konservasi terumbu karang sebagai prioritas. Bergabung dalam Tara Coral Expedition dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas peran Unram di panggung internasional.
Dalam kerangka Indonesia–France Maritime Dialogue, ekspedisi ini akan melakukan penelitian di Raja Ampat, Banggai, dan Lombok. Hal ini membuka peluang bagi Unram untuk berkontribusi langsung dalam riset terumbu karang di wilayahnya.
Kolaborasi antara Universitas Mataram, Tara Ocean Foundation, dan Embassy of France in Indonesia ini diharapkan menjadi awal kerja sama jangka panjang dalam penguatan riset terumbu karang, konservasi laut, dan keberlanjutan ekosistem global.
Editor : Kimda Farida