LombokPost - Menjelang akhir tahun pelajaran, Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Mandiri SMKPPN Mataram mulai dimatangkan. Persiapan dilakukan lebih awal untuk memastikan lulusan benar-benar siap kerja dan siap bersaing di dunia industri.
Bertempat di ruang pertemuan sekolah, jajaran pendidik dan staf SMKPPN Mataram menggelar rapat koordinasi intensif, Sabtu (21/2). Rapat tersebut mematangkan pelaksanaan UKK Mandiri yang dijadwalkan mulai April mendatang.
Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta menegaskan, persiapan dini menjadi kunci sukses pelaksanaan UKK Mandiri tahun ini.
“UKK ini adalah momen pembuktian bagi siswa. Karena dimulai April, seluruh instrumen pendukung, baik teknis maupun kesiapan mental siswa, harus dipersiapkan matang dari sekarang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan UKK Mandiri, lanjut Sugiarta, standar penilaian akan dibuat ketat dan objektif. Untuk menjaga kualitas serta relevansi dengan kebutuhan pasar kerja, sekolah menggandeng Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Penguji eksternal didatangkan langsung dari DUDI yang relevan dengan bidang keahlian siswa. Langkah ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan UKK Mandiri agar hasil ujian benar-benar mencerminkan kompetensi riil siswa.
Keterlibatan DUDI memastikan keterampilan siswa sudah sesuai standar perusahaan dan sektor agribisnis terkini. Dengan begitu, UKK Mandiri tidak sekadar menjadi formalitas kelulusan, melainkan tolok ukur kesiapan memasuki dunia kerja.
“Kami ingin output dari UKK ini bukan hanya nilai akademik, tetapi pengakuan nyata atas kemahiran siswa di bidangnya,” tegas Sugiarta.
Keterlibatan industri sebagai penguji eksternal di UKK Mandiri diharapkan memberi gambaran langsung kepada siswa tentang tantangan dunia kerja sesungguhnya.
“Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi dengan DUDI, kami optimis seluruh siswa bisa melewati UKK Mandiri dengan hasil maksimal,” ujar Sugiarta.
Ia ingin lulusan tidak hanya terserap di dunia industri, tetapi juga mampu membuka peluang usaha secara mandiri di sektor pertanian dan agribisnis.
“UKK Mandiri diharapkan menjadi pintu awal lahirnya lulusan kompeten, profesional, dan siap kerja sesuai kebutuhan industri,” pungkas Sugiarta.
Editor : Pujo Nugroho