LombokPost - Kegiatan Ramadan di SMAN 4 Mataram (Smanca) tahun ini berlangsung berbeda. Selama bulan suci, siswa Smanca diwajibkan mengikuti tadarus Alquran setiap pagi sebagai bagian penguatan karakter religius di lingkungan sekolah.
Pada hari biasa, siswa mengikuti program Gerakan Cinta Alquran (GCA) dengan jadwal bergiliran antar kelas. Selama Ramadan, kegiatan itu diganti dengan tadarus Alquran bersama setiap pagi yang diikuti seluruh siswa.
Guru SMAN 4 Mataram Luluk Haryanti menjelaskan, perubahan kegiatan Ramadan ini dilakukan untuk meningkatkan spiritualitas siswa selama bulan puasa.
“Kalau hari biasa ada GCA dengan jadwal per angkatan setiap Selasa sampai Kamis. Tetapi khusus Ramadan, semua siswa digabung untuk tadarus Alquran setiap pagi di musala sekolah,” ujar Luluk.
Kegiatan tadarus Alquran di SMAN 4 Mataram dimulai pukul 07.30 Wita. Jadwal itu menyesuaikan perubahan waktu pembelajaran selama Ramadan.
Seluruh siswa mulai kelas X, XI hingga kelas XII mengikuti tadarus Alquran bersama di musala sekolah. Beberapa kegiatan rutin seperti Sabtu Budaya dan senam pagi sementara ditiadakan agar kegiatan religius selama Ramadan lebih fokus.
Selain tadarus Alquran setiap pagi, rangkaian kegiatan Ramadan di Smanca juga diisi dengan salat duhur berjamaah yang dilanjutkan kultum singkat.
Setiap hari Jumat, siswa mengikuti kegiatan Imtak yang dibina langsung oleh para guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid mengatakan, pihak sekolah juga tengah mempersiapkan peringatan Nuzulul Quran yang direncanakan digelar setelah pelaksanaan mid semester.
Kegiatan itu akan melibatkan pengurus Rohis serta tim hadrah sekolah untuk mengisi acara religi dalam kegiatan ngabuburit bersama antara guru dan siswa.
Selain itu, sekolah juga memfasilitasi pengumpulan zakat fitrah siswa sebagai penutup rangkaian kegiatan Ramadan di Smanca. Panitia membuka layanan pengumpulan zakat fitrah hingga 10 Maret setelah siswa menyelesaikan ujian.
Para siswa dapat menunaikan zakat fitrah dengan dua pilihan. Yakni membawa beras secara langsung atau menyerahkan uang tunai yang nantinya dikonversikan menjadi beras oleh panitia.
Dengan rangkaian kegiatan mulai dari tadarus Alquran setiap pagi, salat berjamaah, hingga pengumpulan zakat fitrah, Jauhari berharap nilai religius siswa semakin kuat selama Ramadan.
“Melalui kegiatan Ramadan ini kami ingin membentuk karakter religius siswa SMAN 4 Mataram agar semakin kuat,” tutup Jauhari.
Editor : Marthadi