Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD NTB Heran Kebutuhan Alokasi BTT Tinggi, tapi Serapan Rendah 

U
Penulis: Umar❯
Longsor pernah terjadi di ruas jalan provinsi Rembiga-Pemenang, Pusuk, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada akhir 2025 lalu. DPRD NTB mendorong pemanfaatan BTT untuk memaksimalkan penanganan bencana.
Longsor pernah terjadi di ruas jalan provinsi Rembiga-Pemenang, Pusuk, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada akhir 2025 lalu. DPRD NTB mendorong pemanfaatan BTT untuk memaksimalkan penanganan bencana.

Advertisement

LombokPost – Wakil rakyat mengevaluasi rendahnya serapan anggaran pada pos belanja tidak terduga (BTT) di tahun anggaran 2025. Padahal kebutuhan anggaran untuk penanggulangan kebencanaan sangat tinggi dan urgen.

"Tahun lalu banyak infrastruktur rusak karena banjir dan longsor. Tapi mengapa serapan BTT rendah sekali," kata Anggota Komisi IV DPRD NTB Roi Lasmana, Senin (29/6). 

Disampaikan, alokasi BTT tahun 2025 mencapai Rp 11,79 miliar. Tapi yang terealisasi sebesar Rp 4 miliar. Atau hanya 33,99 persen. "Serapan ini rendah sekali. Padahal BTT bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang bersifat darurat dan mendesak. Termasuk dalam kondisi bencana," tegas Roi. 

Ia mengungkapkan sejumlah bencana terjadi di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa selama 2025. Khususnya saat musim hujan.

Kerusakan infrastruktur publik seperti jalan, jembatan dan fasilitas irigasi. Selain itu banyak juga rumah warga yang terdampak banjir. Kondisi bencana ini membutuhkan banyak logistik yang dibutuhkan oleh warga terdampak. 

Advertisement

"Tentu kami menyesalkan mengapa serapan BTT rendah. Ini harus menjadi bahan evaluasi yang sangat serius. Karena dalam kondisi bencana, kebutuhan anggaran penanggulangan sangat urgen," cetus politisi PKB itu. 

Anggota Komisi IV lainnya H Suharto mengingatkan bahwa NTB merupakan wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap beragam jenis bencana. Sehingga perlu memperkuat sistem peringatan dini yang mampu bekerja real time. Informasi lapangan, ujar dia, harus segera tersampaikan tanpa jeda agar keputusan taktis bisa segera diambil.

"Ini sekaligus PR (pekerjaan rumah, Red) besar buat BPBD NTB. Sistem peringatan dini yang responsif sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana," jelas Suharto. 

Nah, Pemprov NTB harus memastikan kesiapsiagaan fiskal. Salah satunya melalui pos BTT. Sehingga saat bencana terjadi anggaran kedaruratan sudah siap siaga. "Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, tetapi keharusan bagi kita," tegasnya.  

Menurutnya, tingginya indeks risiko bencana di NTB harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan. "Makanya kami mempertanyakan kalau serapan bidang kebencanaan rendah sekali," sambung Suharto.

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

AC Milan Bersaingan dengan Como untuk Mattia Liberali

AC Milan Bersaingan dengan Como untuk Mattia Liberali

Como dilaporkan siap membayar klausul pelepasan mantan pemain AC Milan Mattia Liberali sebesar € 6 juta. Bahkan klausul gaji telah disepaka

Ini 3 Nama Baru yang Dikaitkan dengan AC Milan

Ini 3 Nama Baru yang Dikaitkan dengan AC Milan

Goncalo Inacio adalah salah satu opsi utama dalam daftar AC Milan untuk posisi bek tengah. Pembicaraan internal sedang berlangsung mengenai

AC Milan Berpeluang Pertahankan Adrien Rabiot, Plus Berburu Gelandang Baru

AC Milan Berpeluang Pertahankan Adrien Rabiot, Plus Berburu Gelandang Baru

Napoli kemungkinan batal membajak gelandang AC Milan Adrien Rabiot. Meski kini Napoli diasuh mantan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer