LombokPost-Sabtu pagi, 20/4/24, Mahfud MD bertemu sahabatnya Yusril Ihza Mahendra (YIM) di Undip Semarang.
"Kami hadir pada pengukuhan Guru Besar HC Hakim Agung Prof. Yulius," kata Mahfud.
Dijelaskan, mereka memang bersahabat sekitar 25 tahun, baik di gerakan pembangunan demokrasi dan hukum maupun di jabatan-jabatan politik.
Pada Maret thn 2000 saat menjadi Menteri Hukum dan Perundang-undangan (Menkumdang), YIM mengumumkan Pemerintah mengusulkan tiga calon hakim agung.
Yaitu: T. Mulya Lubis, Trimulja D. Suryadi, dan dirinya, Mahfud MD.
"Saat Pak YIM menghubungi saya melalui telepon, saya jawab bahwa saya tak bisa menjadi hakim agung karena syarat menjadi hakim agung saat itu minimal umur 50 thn, sedang saya baru berumur 42 tahun," kenang Mahfud.
Setelah itu, dia masuk kabinetnya Gus Dur sebagai Menhan.
Sedangkan YIM di Menkumdang.
Ketika YIM mengundurkan diri, Presiden Gus Dur mengangkat Baharuddin Lopa sebagai penggantinya dengan nomenklatur Menteri Kehakiman dan HAM (Menkeh-HAM).
Tak lama sesudah itu Baharuddin Lopa digeser menjadi Jaksa Agung dan Marsillam Simanjuntak masuk menjadi Menkeh-HAM.
Namun tak lama juga Pak Lopa wafat sehingga Marsillam digeser menjadi Jaksa Agung, dan dirinya digeser menjadi Menkeh-HAM.
Berikutnya, ketika Presiden Megawati membentuk kabinet, YIM masuk lagi sebagai Menkum-HAM, menggantikan dirinya.
"Saya pun bergeser ke DPR dan selanjutnya menjadi Ketua MK, terus menjadi Anggota Pengarah BPIP mendampingi Bu Megawati, dan terus lagi menjadi Menko Polhukam pada periode kedua Presiden Jokowi," ujar Mahfud yang kini berseberangan dengan YIM dalam sengketa Pilpres di MK.
Ditegaskan, dia terus bertemu dan berkawan dengan YIM dalam tugas-tugas kenegaraan.
YIM lantas menjadi Menkum-HAM dan selanjutnya menjadi Mensesneg.
"Ketika saya menjabat Ketua MK Pak YIM sering bertemu dengan saya juga di sidang-sidang MK," katanya lagi sebagaimana unggahan pada akun IG miliknya.
Jadi sebagai sahabat selama 25 tahun ini, dirinya dan Yusril selalu saling rujuk dalam kasus-kasus hukum dan saling bergantian jabatan dalam politik dan pemerintahan. (hiu)