Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hosting Fee Rp 231 Miliar Masih Mengganjal

L
Penulis: Lestari Dewi❯
Gelaran ajang MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, tahun lalu. (Dok/Lombok Post)
Gelaran ajang MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, tahun lalu. (Dok/Lombok Post)

Advertisement

 

LombokPost-Kepastian penyelenggaraan MotoGP seri Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 bergantung pada persetujuan pemerintah pusat. Meski jadwal sudah ditetapkan Dorna Sports, persoalan hosting fee senilai Rp 231 miliar lebih masih menjadi ganjalan.

Hingga saat ini, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) belum melunasi biaya komitmen tersebut kepada Dorna. Pihak penyelenggara masih menunggu kepastian skema dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Advertisement

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengungkapkan, rencana dukungan anggaran saat ini masih dibahas melalui koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Pemerintah pusat sejauh ini masih mengkaji skema dukungan anggaran kepada event balap tersebut,” ujar Troy, Selasa (7/4).

Advertisement

Dukungan pemerintah pusat dinilai krusial agar ajang balap motor ini tetap digelar di Mandalika. Tanpa dukungan anggaran, beban operasional untuk mempertahankan penyelenggaraan akan berat.

“Kita masih menunggu rilis resmi dari Bappenas soal dukungan anggaran MotoGP. Semoga dalam waktu dekat ini sudah ada kejelasan,” harapnya.

Status MotoGP sebagai salah satu ikon sport tourism unggulan Kemenpora diharapkan membuka peluang dukungan anggaran. Troy menekankan dampak ekonomi dari event ini terhadap nasional, khususnya NTB, sudah terlihat dalam lima tahun terakhir.

Troy juga membandingkan dengan Thailand. Berdasarkan studi banding, pemerintah Thailand menanggung pembayaran hosting fee, sehingga penyelenggara fokus pada kualitas event dan pelayanan penonton.

“Penyelenggara di sana hanya fokus pada sisi penyelenggaraan saja. Bagaimana event sukses dan memberikan dampak positif yang besar bagi ekonomi nasional,” jelasnya.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

ITDC: 769 UMKM di MotoGP Mandalika 2026 Raup Omzet Rp 2,94 Miliar

ITDC: 769 UMKM di MotoGP Mandalika 2026 Raup Omzet Rp 2,94 Miliar

Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku usaha lokal di kawasan Mandalika.

157 Ribu Penonton Padati MotoGP Mandalika, Begini Strategi Pertamina Jaga Energi Tetap Mengalir

157 Ribu Penonton Padati MotoGP Mandalika, Begini Strategi Pertamina Jaga Energi Tetap Mengalir

157 ribu penonton padati MotoGP Mandalika 2026. Pertamina siapkan strategi khusus menjaga pasokan BBM, LPG, dan avtur tetap aman.

Dampak Ekonomi Tembus Rp 5,2 Triliun, ITDC Apresiasi Peran Media NTB Gaungkan MotoGP Mandalika 2026

Dampak Ekonomi Tembus Rp 5,2 Triliun, ITDC Apresiasi Peran Media NTB Gaungkan MotoGP Mandalika 2026

ITDC apresiasi peran media di NTB yang dinilai konsisten mengawal pemberitaan dan memperluas gaung event MotoGP Mandalika 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer