Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Opening Ceremony GTWCA Bakal Spektakuler di Sirkuit Mandalika

L
Penulis: Lestari Dewi❯
Pertunjukkan peresean menjadi salah satu atraksi pembuka saat ajang GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, tahun lalu.
Pertunjukkan peresean menjadi salah satu atraksi pembuka saat ajang GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, tahun lalu.

Advertisement

 

LombokPost-Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika menyiapkan opening ceremony untuk ajang GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026. Seremoni pembukaan ini akan menampilkan pertunjukan budaya untuk memperkenalkan identitas Indonesia kepada peserta internasional.

Konsep pertunjukan mengangkat kekayaan alam dan budaya kawasan Sunda Kecil, meliputi Bali, NTB, dan NTT dalam visual yang kuat dan mudah dikenali. Deretan simbol seperti Gunung Rinjani, Gunung Tambora, kuda, kerbau, hiu paus, komodo, hingga elemen khas seperti Uma Lengge dan ogoh-ogoh Bali ditampilkan dalam desain artistik yang terintegrasi.

Advertisement

Seluruh elemen tersebut dirangkai menjadi narasi visual tentang Indonesia, negara dengan kekayaan alam, keberagaman budaya, serta masyarakat yang hidup selaras dengan lingkungannya. Atraksi budaya menjadi kekuatan utama dalam opening ceremony ini.

Peresean, Gendang Beleg, serta Tari Kecak yang dikolaborasikan dengan musik tradisional lintas daerah tampil dinamis dan energik. Perpaduan unsur tradisional dan sentuhan modern menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya atraktif, tetapi juga komunikatif bagi audiens internasional.

Advertisement

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menegaskan, opening ceremony dirancang sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi The Mandalika di kancah global. Sebab, opening ceremony ini bukan hanya seremoni pembuka, tetapi representasi identitas Indonesia.

“Kami ingin menunjukkan Mandalika bukan sekadar sirkuit, melainkan panggung yang mempertemukan olahraga, budaya, dan kebanggaan bangsa,” ungkapnya, Senin (13/4).

Priandhi menambahkan, kemegahan opening ceremony menjadi langkah penting dalam menyambut dominasi peserta asing dalam ajang ini. Sebagian besar peserta dan tim balap berasal dari luar negeri menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk tampil.

“Melalui opening ceremony yang megah, kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus menunjukkan keramahan masyarakat Indonesia sebagai tuan rumah,” tegasnya.

Opening Ceremony GTWCA 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika tidak hanya menjadi pembuka balapan, tetapi juga instrumen diplomasi budaya. Di tengah kompetisi global, Indonesia hadir tidak hanya dengan performa, tetapi juga dengan identitas yang kuat dan berkarakter. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Marching Band IPDN Bikin Pembalap GTWCA Terpukau

Marching Band IPDN Bikin Pembalap GTWCA Terpukau

Sebanyak 143 praja IPDN dikerahkan khusus untuk mendukung kemegahan ajang balap internasional GT World Challenge Asia 2026

GT World Challenge Gerakkan Ekonomi Mandalika, Jumlah Penonton Tembus 12 Ribu

GT World Challenge Gerakkan Ekonomi Mandalika, Jumlah Penonton Tembus 12 Ribu

Ajang GTWCA 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika mencatat total 12.522 penonton selama tiga hari penyelenggaraan pada 1-3 Mei.

GT World Challenge Asia 2026 Dongkrak Ekonomi Mandalika   

GT World Challenge Asia 2026 Dongkrak Ekonomi Mandalika  

Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 1-3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit membawa dampak ekonomi signifikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer