Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Penipuan Catut Nama Jaksa

L
Penulis: Lestari Dewi❯
Putri Ayu Wulandari
Putri Ayu Wulandari

Advertisement

 

LombokPost - Aksi penipuan dengan modus mencatut nama pejabat publik kembali marak di Lombok Tengah (Loteng). Kali ini, nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Loteng beserta sejumlah kepala seksi dan pegawai korps Adhyaksa dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui calon korban melalui aplikasi WhatsApp.

Berdasarkan data yang dihimpun, modus penipuan dilakukan dengan memasang foto profil para pejabat utama Kejari Loteng pada nomor WhatsApp asing. Menggunakan identitas palsu itu, pelaku menghubungi sejumlah pihak. Mulai dari instansi pemerintah hingga masyarakat umum. Tujuannya meminta data pribadi, informasi rahasia, ataupun imbalan tertentu.

Merespons situasi ini, Kajari Loteng Putri Ayu Wulandari menegaskan, seluruh komunikasi resmi dari kejaksaan selalu menggunakan saluran institusional yang sah. Kejari Loteng tidak pernah menggunakan nomor pribadi untuk meminta imbalan uang ataupun data yang bersifat sensitif.

“Kami mengimbau kepada seluruh stakeholder, instansi pemerintah, dan masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi atau merespons permintaan yang mencurigakan,” tegas Putri.

Advertisement

Masyarakat yang menerima pesan mencurigakan dari nomor yang mengatasnamakan pejabat kejaksaan diminta segera melakukan verifikasi langsung. Kejari Loteng telah menyediakan layanan konfirmasi melalui Call Center Kejaksaan di nomor 087842924423 atau kontak resmi Kepala Seksi Intelijen Kejari Loteng di nomor 081316162535.

Masyarakat atau instansi yang terlanjur menjadi korban penipuan dengan modus ini diharapkan segera melapor kepada aparat penegak hukum. Laporan itu diperlukan agar perkara bisa ditindaklanjuti secara pidana.

Kasus ini bukan sekadar ancaman di atas kertas. Baru-baru ini, aksi serupa sempat menyasar salah satu pejabat penting di jajaran Pemkab Loteng. Yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Loteng Taufikurrahman Pua Note.

Beruntung, upaya penipuan yang mengarah ke kepala badan itu berhasil diendus. Sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian material.

“Benar ada penipuan nomor WA mohon diabaikan chat atau kontak apa pun,” singkat Taufikurrahman. 

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kejari Loteng Kebut Berkas Korupsi di DLH

Kejari Loteng Kebut Berkas Korupsi di DLH

Jaksa mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan dump truck dan arm roll di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Loteng tahun 2021

 Kejari Loteng Cium Kebocoran PAD Parkir, Retribusi Parkir Hanya Rp 300 Juta Per Tahun

Kejari Loteng Cium Kebocoran PAD Parkir, Retribusi Parkir Hanya Rp 300 Juta Per Tahun

Kejari Loteng memetakan potensi kebocoran besar pada sektor pajak dan retribusi parkir, tata kelola PAD di sektor ini belum optimal

Kejari dan Dinsos Loteng Salurkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar

Kejari dan Dinsos Loteng Salurkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar

Kejari Loteng bersama Dinsos Loteng bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial kepada seorang santri korban yang luka bakar di Batukliang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer