
LombokPost - Perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan yang menjadi keluhan serta tuntutan utama masyarakat menjadi prioritas pemerintah daerah.
Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri menyampaikan hal itu saat mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Loteng, Kamis (10/9).
Bupati Pathul mengatakan, Pemkab memberikan alokasi tambahan anggaran untuk belanja modal jalan hingga Rp 73,06 miliar.
Baca Juga: KPBU atau Pinjaman Langsung lewat APBD? Utang SMI untuk Perbaikan Jalan Rusak di Lombok Tengah
Dukungan anggaran itu memang belum bisa menjangkau seluruh kebutuhan ruas jalan yang harus ditangani.
Namun, penanganannya diharapkan terus berlanjut secara bertahap.
“Sehingga semakin memperlancar mobilitas dan memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Pathul.
Pathul tidak menampik bahwa APBD 2026 menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat.
Hal itu disebabkan penurunan pendapatan transfer pusat yang signifikan dibanding tahun sebelumnya serta merosotnya penerimaan bagi hasil dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara.
Namun, ruang fiskal daerah kembali lebih lega setelah adanya penerimaan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat, kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta optimalisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




