Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Lombok Tengah Minta Warga Sikapi Hasil Pilkades dengan Lapang Dada

L
Penulis: Lestari Dewi❯
PESTA DEMOKRASI: Warga menyalurkan hak suaranya saat memilih calon kepala desa di Pilkades Loteng 2026 di TPS 1 Muhajirin, Desa Dasan baru, Batukliang, Kamis (29/10).
PESTA DEMOKRASI: Warga menyalurkan hak suaranya saat memilih calon kepala desa di Pilkades Loteng 2026 di TPS 1 Muhajirin, Desa Dasan baru, Batukliang, Kamis (29/10).

Advertisement

 

LombokPost - Aksi perusakan Kantor Desa Tanak Awu dan pembongkaran jalan rabat beton di Desa Pengadang mewarnai Pilkades serentak di 87 desa di Lombok Tengah (Loteng).

Ketua DPRD Loteng Lalu Ramdan meminta masyarakat dan para kontestan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada serta menempuh jalur hukum jika menemukan dugaan kecurangan.

Advertisement

“Namanya kontestasi pasti ada yang kalah, ada yang menang. Yang menang jangan terlalu euforia berlebihan yang bisa menyinggung pihak lain. Begitu juga bagi yang kalah, harus dewasa menerima hasil yang ada,” ujar Ramdan kepada wartawan, Senin (2/11).

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, jika ada pihak yang merasa terjadi kecurangan atau pelanggaran selama proses pemungutan suara, ada mekanisme dan jalur hukum yang bisa ditempuh. Aksi perusakan fasilitas publik hanya akan merugikan masyarakat banyak.

Advertisement

“Harapan kita masyarakat harus tetap tenang. Jangan mudah terprovokasi isu-isu yang belum tentu kebenarannya,” imbuh anggota DPRD Loteng Dapil Pujut-Praya Timur ini.

Senada dengan seruan menjaga kondusivitas wilayah, pihak kepolisian juga langsung mengambil tindakan untuk meredam gejolak di masyarakat.

Salah satu insiden yang menyita perhatian adalah aksi oknum calon kades petahana di Desa Pengadang yang membongkar kembali jalan rabat beton usai kalah tarung dalam pemungutan suara.

Aksi emosional pembongkaran jalan ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial. Aksi ini dipicu kekecewaan atas minimnya perolehan suara di TPS setempat.

Jalan rabat beton yang dihancurkan itu diketahui berada di atas lahan pribadi milik sang petahana. Jalan itu sebelumnya diperbaiki menggunakan dana pribadi sewaktu petahana masih menjabat.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Empat Desa di Lombok Timur Sepi Pendaftar Pilkades

Empat Desa di Lombok Timur Sepi Pendaftar Pilkades

Pendaftaran bakal calon kepala desa untuk Pilkades serentak Lombok Timur (Lotim) masih menyisakan empat desa yang kekurangan pendaftar.

Jumat Keliling Masjid, Kapolresta Loteng Imbau Warga Jaga Kondusivitas Pasca Pilkades

Jumat Keliling Masjid, Kapolresta Loteng Imbau Warga Jaga Kondusivitas Pasca Pilkades

Melalui Jumat Keliling Masjid, jajaran kepolisian menyerap langsung aspirasi warga terkait peningkatan layanan kepolisian dan jaga kamtibmas

Ketika Hasil Pilkades Berujung Kericuhan di Kantor Desa Tanak Awu, Pelayanan Tetap Berjalan

Ketika Hasil Pilkades Berujung Kericuhan di Kantor Desa Tanak Awu, Pelayanan Tetap Berjalan

Meski kondisi bangunan dan alat pelayanan rusak, pihak pemerintah desa memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer