Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Antisipasi Virus Nipah, BIZAM Operasikan Dua Unit Thermal Scanner

Lestari Dewi • Jumat, 6 Februari 2026 | 12:23 WIB
ANTISIPASI VIRUS NIPAH: InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid tingkatkan pengawasan terhadap kedatangan penumpang pesawat, Kamis (5/2).
ANTISIPASI VIRUS NIPAH: InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid tingkatkan pengawasan terhadap kedatangan penumpang pesawat, Kamis (5/2).

LombokPost-InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) meningkatkan pengawasan terhadap kedatangan penumpang.

Ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi masuknya Virus Nipah melalui transportasi udara, baik dari penerbangan internasional maupun domestik.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya laporan kasus penularan Virus Nipah di sejumlah negara.

Peningkatan pengawasan dilaksanakan secara intensif melalui koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BIZAM telah mengoperasikan dua unit thermal scanner atau piranti pendeteksi panas tubuh manusia yang dipasang masing-masing di area kedatangan domestik dan kedatangan internasional, guna memantau suhu tubuh seluruh penumpang yang baru tiba di bandara.

Khusus bagi penumpang internasional, setibanya di BIZAM juga diwajibkan untuk mengisi All Indonesia–SATUSEHAT Health Pass.

Aplikasi ini digunakan untuk memperoleh informasi kesehatan dan riwayat perjalanan penumpang sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi risiko penularan penyakit.

“Kami senantiasa berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi masuknya Virus Nipah,” ujar General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian pada wartawan, Kamis (5/2).

Ia menambahkan, sejak pandemi Covid-19, pengawasan terhadap penumpang pesawat udara di BIZAM telah diterapkan secara ketat dan berlapis.

Dengan adanya laporan penyebaran Virus Nipah, langkah pengawasan tersebut semakin diperkuat sebagai bentuk kewaspadaan dini.

“Penguatan pengawasan ini merupakan langkah preventif agar potensi penyebaran Virus Nipah dapat dicegah sejak dini, mengingat BIZAM merupakan pintu gerbang utama masuknya pelaku perjalanan ke Nusa Tenggara Barat melalui jalur udara,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan rute penerbangan internasional di BIZAM menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengawasan kesehatan penumpang.

“Bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang berasal dari luar negeri,” tutup Aidhil.

Lantas apakah sudah ada temuan kasus virus Nipah di BIZAM? Menanggapi ini Branch Communication & CSR Department Head Angga Maruli Anugrah P mengatakan, ada tidaknya kasus virus menjadi ranah Badan Kekarantinaan Kesehatan.

Namun hingga sejauh ini pihak bandara belum mendapat laporan atau informasi soal kasus virus tersebut.

“Masih nihil dan semoga saja terus tetap nihil,” singkatnya. 

 

Editor : Kimda Farida
#virus nipah #antisipasi #THERMAL SCANNER #BIZAM