LombokPost-Hujan disertai angin puting beliung menerjang wilayah Batukliang di Lombok Tengah, Selasa (3/3). Sekitar 33 rumah warga dari dua desa, Desa Selebung dan Desa Aik Darek mengalami rusak parah dan dua orang dilaporkan terluka.
Kepala Desa Selebung Agus Kusumahadi mengatakan, kejadian terjadi pukul 06.00 Wita di mana hujan lebat disertai angin kencang. Kerusakan terparah berada di Dusun Dasan Lekong di Desa Selebung sebanyak 30 rumah, kemudian Dusun Kembang Kerang 1 di Desa Aik Darek sebanyak satu rumah.
“Terparah ada di Dusun Dasan Lekong, rumah warga yang rusak ini kita sedang upayakan gotong royong diperbaiki,” ucapnya pada wartawan, Selasa (3/3).
Dikatakan, kondisi ini sudah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah. Dirinya berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti pihak terkait dalam mengurangi musibah yang dialami warga. “Kondisi kerusakan sebagian besar rusak berat, sisanya rusak ringan akan diperbaiki dengan gotong royong,” cetus dia.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Lmbok Tengah Taufikurrahman Puanote, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari tim di lapangan.
“Begitu mendapat informasi, tim TRC PKM Aik Darek langsung melakukan asesmen awal dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait. Fokus kami memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau,” ujarnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada fasilitas pelayanan kesehatan yang terdampak akibat kejadian tersebut. Pelayanan di Puskesmas Aik Darek tetap berjalan normal.
“Kami bersyukur tidak ada fasyankes yang mengalami kerusakan. Namun kami tetap siaga, terutama mengantisipasi potensi penyakit pascabencana serta memastikan kebutuhan logistik dasar warga terdampak dapat terpenuhi,” tambahnya.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan sudah kondusif. Meski demikian, Dusun Dasan Lekong menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling signifikan dan masih dalam pendataan lanjutan.
Taufikurrahman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat sebagian besar wilayah Lombok Tengah telah memasuki periode musim hujan. “Jika ada kondisi darurat, segera laporkan ke fasilitas kesehatan atau aparat setempat agar dapat segera ditangani,” tegas Arman sapaan akrabnya.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan serta pemenuhan kebutuhan mendesak bagi warga yang terdampak bencana tersebut.