Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Puluhan Rumah Terdampak Angin Puting Beliung di Batukliang Lombok Tengah

Lestari Dewi • Rabu, 4 Maret 2026 | 15:30 WIB

puluhan rumah warga rusak parah usai diterjang hujan dan angin puting beliung di Dusun Dasan Lekong, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Selasa (3/3).
puluhan rumah warga rusak parah usai diterjang hujan dan angin puting beliung di Dusun Dasan Lekong, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Selasa (3/3).

 

LombokPost-Hujan disertai angin puting beliung menerjang wilayah Batukliang di Lombok Tengah, Selasa (3/3). Sekitar 33 rumah warga dari dua desa, Desa Selebung dan Desa Aik Darek mengalami rusak parah dan dua orang dilaporkan terluka.

Kepala Desa Selebung Agus Kusumahadi mengatakan, kejadian terjadi pukul 06.00 Wita di mana hujan lebat disertai angin kencang. Kerusakan terparah berada di Dusun Dasan Lekong di Desa Selebung sebanyak 30 rumah, kemudian Dusun Kembang Kerang 1 di Desa Aik Darek sebanyak satu rumah.

“Terparah ada di Dusun Dasan Lekong, rumah warga yang rusak ini kita sedang upayakan gotong royong diperbaiki,” ucapnya pada wartawan, Selasa (3/3).

Dikatakan, kondisi ini sudah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah. Dirinya berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti pihak terkait dalam mengurangi musibah yang dialami warga. “Kondisi kerusakan sebagian besar rusak berat, sisanya rusak ringan akan diperbaiki dengan gotong royong,” cetus dia.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Lmbok Tengah Taufikurrahman Puanote, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari tim di lapangan.

“Begitu mendapat informasi, tim TRC PKM Aik Darek langsung melakukan asesmen awal dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait. Fokus kami memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada fasilitas pelayanan kesehatan yang terdampak akibat kejadian tersebut. Pelayanan di Puskesmas Aik Darek tetap berjalan normal.

“Kami bersyukur tidak ada fasyankes yang mengalami kerusakan. Namun kami tetap siaga, terutama mengantisipasi potensi penyakit pascabencana serta memastikan kebutuhan logistik dasar warga terdampak dapat terpenuhi,” tambahnya.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan sudah kondusif. Meski demikian, Dusun Dasan Lekong menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling signifikan dan masih dalam pendataan lanjutan.

Taufikurrahman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat sebagian besar wilayah Lombok Tengah telah memasuki periode musim hujan. “Jika ada kondisi darurat, segera laporkan ke fasilitas kesehatan atau aparat setempat agar dapat segera ditangani,” tegas Arman sapaan akrabnya.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan serta pemenuhan kebutuhan mendesak bagi warga yang terdampak bencana tersebut. 

Terpisah, Danramil 1620-07/Batukliang Kapten Inf Suliono mengungkapkan, berdasarkan data awal di lapangan, tercatat sedikitnya 27 rumah warga rusak berat. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap yang terbang terbawa angin serta tembok yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang. 
 
"Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga. Saat ini kami bersama masyarakat gotong-royong membersihkan material pohon yang menutupi jalan dan memperbaiki atap rumah warga yang masih bisa diselamatkan," ujar Suliono. 
 
Baca Juga: Wakil Bupati Lombok Tengah Minta Satgas Awasi Ketat Paket MBG
 
Selain kerugian material, seorang warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan bangunan saat mencoba menyelamatkan diri dari terjangan cuaca hujan disertai angin kencang yang menyapu tempat tinggalnya. 
 
Merespon kejadian tersebut, Koramil 07/Batukliang, Kodim 1620/Loteng, yakni Babinsa Desa Selebung Serka Lalu Irman, langsung bergerak cepat menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan warga. 
 
"Aksi respon cepat Babinsa ini difokuskan pada evakuasi korban luka ke fasilitas kesehatan terdekat serta membantu warga mengamankan barang-barang berharga dari puing-puing bangunan," terangnya. 
 
Baca Juga: Deretan Drama China Siap Ramaikan Layar Maret 2026, Dari Romansa Kerajaan hingga Cinta Beda Dunia
 
Pemerintah desa bersama Babinsa dan aparat terkait mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. 
 
"Kondisi di Dusun Dasan Lekong saat ini masih dalam tahap pembersihan. Kehadiran Babinsa anggota lainnya di tengah masyarakat tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral bagi para korban yang syok akibat musibah mendadak ini," tandasnya. 
Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Angin puting beliung #Batukliang #puluhan rumah rusak