Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Fasilitas Wisata Danau Biru di Lombok Tengah Terbengkalai

Lestari Dewi • Senin, 30 Maret 2026 | 07:49 WIB

Kondisi fasilitas wisata yang sebagian besar rusak dan patah di Wisata Alam Danau Biru, Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Jumat (27/3).
Kondisi fasilitas wisata yang sebagian besar rusak dan patah di Wisata Alam Danau Biru, Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Jumat (27/3).

 

LombokPost-Kondisi objek wisata alam Danau Biru di Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) memprihatinkan. Sejumlah fasilitas yang dibangun untuk menunjang kenyamanan wisatawan terlihat rusak dan tidak terawat.

Di area sekitar danau, papan kayu yang difungsikan sebagai jalur pejalan kaki banyak yang copot dan patah. Beberapa bagian bahkan sudah lapuk sehingga membahayakan wisatawan. 

Tak hanya itu, gazebo serta spot swafoto yang dulunya menjadi daya tarik utama kini terlihat kusam dan kurang menarik. Kondisi ini membuat kawasan wisata yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu destinasi alam tersembunyi di Gumi Tastura tampak sepi aktivitas.

Sejumlah pedagang yang biasa berjualan di sekitar lokasi mulai jarang terlihat. Minimnya kunjungan wisatawan membuat mereka memilih tidak lagi membuka lapak karena pendapatan tidak menutup biaya operasional. “Sedikit yang jualan sekarang,” cetus Rukminah pedagang setempat, akhir pekan lalu.

Selain itu, akses menuju Danau Biru juga menjadi salah satu keluhan utama. Jalan menuju lokasi masih berupa bebatuan dan tanah sehingga sulit dilalui, terutama saat musim hujan. 

Jaringan telekomunikasi di kawasan tersebut sangat terbatas. Lemahnya sinyal dari berbagai provider membuat pengunjung kesulitan berkomunikasi maupun mengakses internet. Hal ini dinilai turut memengaruhi minat wisatawan, terutama generasi muda yang mengandalkan koneksi internet untuk berbagi pengalaman wisata di media sosial.

“Padahal, Danau Biru sebelumnya dikenal memiliki panorama alam yang asri, dengan air berwarna hijau kebiruan dan dikelilingi hutan lindung yang sejuk,” kata Ekwan Setiawan, salah satu pengunjung dari Lombok Barat.

Kondisi fasilitas yang rusak dan kurangnya perawatan kini menjadi perhatian masyarakat setempat. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pengelola untuk melakukan perbaikan dan penataan ulang agar potensi wisata alam yang dimiliki Danau Biru tidak semakin terabaikan.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri mengaku belum menerima laporan detail mengenai kerusakan fasilitas di kawasan Danau Biru. Namun, ia memastikan pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti dengan turun langsung ke lokasi.

“InsyaAllah dalam waktu dekat kami akan berkunjung untuk melihat langsung dan mengevaluasi apa yang perlu dibenahi,” ujarnya, Sabtu (28/3).

Pemda, lanjutnya, berkomitmen menjaga dan mengembangkan destinasi wisata alam yang dimiliki. Apalagi di Lombok Tengah, pariwisata menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

“Penataan dan perawatan fasilitas akan menjadi perhatian agar objek wisata tidak kehilangan daya tariknya,” tegas bupati.

Kepala Dinas Pariwisata Loteng Lalu Muhammad Atta tak menampik anggapan masyarakat yang menyebut ada kesenjangan perhatian antara perkembangan wisata Loteng di bagian utara dan selatan. Pada wilayah utara, walau fasilitas sudah dibangun tetapi belum diiringi dengan tata kelola yang baik.

“Karena memang tata kelola yang belum kita siapkan. Kita hanya membangun namun tata kelola belum (maksimal),” kata dia.

Sebagai kepala dinas yang baru, dirinya akan meninjau kembali kondisi perkembangan wisata di utara dengan wisata alam, selatan dengan KEK Mandalika, dan tengah dengan ekonomi kreatifnya.

“Kami ingin ada pemerataan pembangunan wisata pada tiga bagian ini, jangan ada yang jomplang,” cetusnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Lombok Tengah #wisata #Danau Biru #Lalu Pathul Bahri #terbengkalai #fasilitas #rusak