Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kesenian Sumbawa Berhasil Memukau Ribuan Peserta Kongres JKPI di Banjarmasin

Kimda Farida • Jumat, 20 September 2024 | 14:00 WIB
PUKAU PENONTON: Tiga penari asal Sumbawa menampilkan atraksi seni Samawa pada Kongres JKPI ke-6 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (18/9).
PUKAU PENONTON: Tiga penari asal Sumbawa menampilkan atraksi seni Samawa pada Kongres JKPI ke-6 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (18/9).

LombokPost--Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-6 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan dimanfaatkan rombongan dari Sumbawa untuk mempromosikan budayanya.

Salah satunya memperkenalkan kesenian khasnya yakni Basakeco dan Tarian Bakilung.

Atraksi seni Samawa ini ditampilkan secara apik dan menarik oleh tiga penari. Yakni Fithriati (Kabid Kebudayaan Dikbud Sumbawa), Rifani Juniarsih (Mahasiswa UTS jurusan Seni Tari) dan Dira Hermayani (Staf Pengajar SDIT yang juga Mahasiswa UT Jurusan Bahasa Inggris).

Penampilan penari ini mendapat aplaus dari ribuan penonton yang memadati Siring Menara Pandang, tepi Sungai Martapura tempat berlangsungnya, Rabu malam (18/9).

Sebab, di lokasi yang sama juga digelar Festival Jukung Hias Tanglong menyambut Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-498 tahun.

Kabid Kebudayaan Dikbud Sumbawa Fithriati bangga tarian Sumbawa mendapat sambutan hangat dari penonton.

"Alhamdulillah, sambutan penonton baik, karena dalam tarian itu membawa warna Islami," ucapnya.

Tarian Bakilung adalah tarian tradisional Sumbawa yang biasanya dipentaskan dalam berbagai acara, seperti upacara adat dan perayaan.

Bakilung menggambarkan gerakan yang dinamis dan ritmis, yang mencerminkan kebudayaan dan nilai-nilai masyarakat Sumbawa, seperti kerukunan, semangat, dan rasa syukur.

Dalam tarian ini Bakilung dikolaborasikan dengan Sakeco, gerakan energik dan interaktif yang berisi pesan atau nasehat.

Dia berharap penampilan tarian tersebut menjadi bagian dari promosi budaya sebagai identitas dan kebanggaan terhadap warisan Sumbawa.

Selain itu, upaya untuk terus melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya agar tidak punah. Karena dengan promosi yang tepat, budaya dapat berkembang dan beradaptasi, sambil tetap mempertahankan esensinya.

"Ini juga nantinya dapat menjadi wisata budaya untuk daya tarik pariwisata, yang dapat mendukung ekonomi lokal," pungkasnya. (bia/r8)

 

 

Editor : Kimda Farida
#jkpi #Tari Bakilung #Basakeco