Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BRIN Siap Bantu Lombok Timur kembangkan Sektor Pariwisata

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

 

Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko  bersama Wakil Bupati Lotim Moh. Edwin Hadiwijaya saat membahas kerjasama
Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko bersama Wakil Bupati Lotim Moh. Edwin Hadiwijaya saat membahas kerjasama

Lombokpost-Badan Riset dan Inovasi (BRIN) akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) untuk mengembangkan berbagai inovasi untuk memajukan daerah. Salah satunya di bidang pariwisata. Mengingat, potensi pariwisata Lotim dinilai sangat bagus untuk dikembangkan.


Advertisement

 “Sejumlah turis tidak hanya berkunjung ke Mandalika Lombok Tengah saja, namun yang banyak mereka kunjungi juga ialah Lotim, khususnya di daerah Sembalun. Karena Sembalun ini memiliki potensi sangat bagus untuk dikembangkan,“ terang Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko, Kamis (13/11).

Di tengah besarnya potensi wisata yang dimiliki Lotim, ada banyak tantangan untuk dikembangkan. Untuk itu, pihaknya akan mendampingi Pemkab Lotim untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Di antaranya, masalah sampah.

Pengembangan pariwisata ini diharapkan dapat meningkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan berdampak terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Selama ini PDRB Lotim, umumnya NTB belum didukung oleh sektor pariwisata. Namun sebagian besar didukung oleh sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, Peternakan, dan lainnya.

Advertisement

 “Di BRIN sendiri ada 85 pusat riset, mulai dari kehutanan, pertanian, ekologi dan lainnya, tentu taman-teman yang lain akan masuk dari berbagai lini.  Namun karena kami fokus di pemerintahan dalam negeri, maka yang bisa kami bantu ialah di bidang kami. Seperti mengenai digital, inovasi daerah, termasuk pariwisata ini," ungkapnya.

Wakil Bupati Lotim Moh Edwin Hadiwijaya menambahkan, Pemkab Lotim akan memodifikasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi Badan perencanaan Pembangunan, Riset dan inovasi Daerah (BAPERIDA) tahun depan. Hal ini dilakukan agar Pemkab Lotim bisa membangun kerja sama yang lebih luas dengan BRIN untuk mengembangkan berbagai inovasi dan melakukan riset untuk kemajuan daerah.

Advertisement

“Ke depan kerja sama yang bisa kita akan kerja tentang berbagai riset, terutama tentang potensi-potensi PAD, termasuk menyangkut desa. Apalagi sekarang desa sedang banyak diserbu program. Sehingga kita nanti masuk melalui Pariwisata, ”jelasnya.

Menurut dia, pengembangan Pariwisata memberikan dampak yang cukup banyak, hanya saja pengembangan pariwisata masih menemui banyak kendala, seperti masalah sampah, kemudian wisatawan hanya fokus di satu titik dan berbagai kendala lainnya.

Diharapkan, kerja sama ini akan menghasilkan riset yang dapat memberikan perubahan yang signifikan bagi Lotim, baik dari sisi PAD, kesejahteraan masyarakat dan dampak lainnya. (par)

 

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dorong Ekonomi Desa, BRIDA NTB dan BRIN Olah Limbah Biomassa Jadi Genteng Komposit Bernilai Tinggi

Dorong Ekonomi Desa, BRIDA NTB dan BRIN Olah Limbah Biomassa Jadi Genteng Komposit Bernilai Tinggi

BRIDA NTB mengidentifikasi peluang pemanfaatan biomassa dan bahan baku lokal menjadi produk material komposit bernilai tambah.

Dubes Australia Tinjau Riset BRIN di Lombok Utara, Limbah Udang dan Pakan Lobster Jadi Fokus

Dubes Australia Tinjau Riset BRIN di Lombok Utara, Limbah Udang dan Pakan Lobster Jadi Fokus

Kerja sama penelitian Australia dan Indonesia mulai diarahkan untuk mengoptimalkan potensi kelautan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Mela

Pemkab Lombok Barat Kembangkan Sistem Big Data

Pemkab Lombok Barat Kembangkan Sistem Big Data

Pemkab Lobar mendorong pemanfaatan Big Data untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Langkah ini dilakukan agar menghasilkan kebijakan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer